Sebab, IHSG terpantau menguat pada beberapa hari terakhir. Pekan lalu saja, indeks saham berhasil menguat 4,09 persen. Aksi ambil untung sudah tampak sejak perdagangan kemarin, dimana IHSG turun 0,70 persen ke level 5.035.
"Sehingga, kami perkirakan IHSG kembali bergerak menjenuh," ujar Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi dalam riset tertulis, Selasa (9/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Analis Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan IHSG melewati fase konsolidasi wajar pasca mengalami kenaikan pada beberapa hari sebelumnya.
Menurutnya, koreksi wajar dapat dijadikan momentum akumulasi pembelian oleh investor untuk target jangka pendek. Ia meramal IHSG bergerak di rentang 4.821-5.123.
Di sisi lain, saham-saham utama Wall Street mayoritas melemah. Indeks Dow Jones turun 1,09 persen ke level 27.272, S&P 500 berkurang 0,78 persen ke level 3.207, dan Nasdaq Composite naik 0,29 persen menjadi 9.953.
[Gambas:Video CNN]
(ulf/age)