General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat JA Ari Dartomo menyatakan untuk meningkatkan layanan listrik di Distrik Kaureh, perseroan memasok aliran dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Lereh yang berkapasitas 40 kilowatt. Sebelumnya, aliran listrik ke warga hanya 12 jam dengan sistem isolated.
Menurutnya, perseroan sudah menghubungkan kelistrikan di Distrik Kaureh dengan sistem kelistrikan Jayapura yang dipasok dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Orya Genyem dengan membangun JTM sepanjang 8,05 kms.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini merupakan harapan kami yang cukup lama, akhirnya kami dapat menikmati listrik siang dan malam," tutur Okto.
Sebagai informasi, pemerintah menargetkan rasio elektrifikasi mencapai 99,9 persen pada 2020. Hingga April lalu, Kementerian ESDM mencatat realisasinya sebesar 99,48 persen.
(mts/sfr)