Salah satu mal yang siap operasi, Mal Central Park dan Neo Soho di Jakarta Barat. Kedua mal tersebut telah menyiapkan sejumlah aturan bagi para pengunjung. Aturan baru itu mengikuti protokol pencegahan Covid-19.
Aturan itu antara lain, melakukan pengecekan suhu tubuh di pintu-pintu masuk, menerapkan jaga jarak fisik (physical distancing) kepada para pengunjung satu meter di lift, eskalator, dan pada setiap antrian di area mal. Selain itu, pengelola mewajibkan setiap pengunjung Central Park dan Neo Soho menggunakan masker.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, pengelola mal menerapkan inovasi baru berupa konsep touchless experiences (tanpa menyentuh langsung) di beberapa fasilitas mal salah satunya, lift. Pengunjung hanya meletakan telapak tangan di atas sensor button (tombol sensor) dengan jarak 10 sentimeter.
Nantinya, tombol lift akan aktif untuk naik ataupun turun. Pengelola juga memberikan fasilitas foot pedal pada lift di area mal, dimana pengunjung menginjak pedal list sesuai lantai tujuan alih-alih memencet tombol.
Saat tim CNNIndonesia.com mengunjungi mal, pada Minggu (14/6), terdapat hal unik yang disiapkan pengelola. Itu, berkaitan dengan mesin jual otomatis (vending machine) yang menyediakan masker hingga hand sanitizer. Seperti kita tahu, vending machine ini biasanya menjual minuman.
Sehari jelang pembukaan, mal Central Park sendiri masih menutup akses untuk tenant. Mereka hanya membuka akses ke lantai LG yang berisi tenant kebutuhan pokok sehari-hari dan farmasi.
Namun demikian, sejumlah pengunjung, tampak mendatangi Central Park, baik secara individu maupun mengajak serta keluarga. Mereka menggunakan masker dan tetap menjaga jarak fisik.
[Gambas:Video CNN]
Tak hanya pengelola mal, pemilik restoran di lantai LG tampak mempersiapkan gerainya menyambut pembukaan esok hari. Sejumlah toko memasang tanda pembatas tempat duduk bagi pelanggan yang akan makan di tempat (dine in). Salah satunya, Zenbu House of Mozaru.
Teti (31), salah satu pegawainya mengatakan persiapan jelang pembukaan yakni memasang pembatas pada kursi.
"Kami pasang pembatas, karena 50 persen kapasitasnya tidak dipakai," ujarnya kepada CNNIndonesia.com.
Sejumlah pengunjung tetap datang untuk membeli makanan secara take away. Selain itu, beberapa pengemudi ojek daring sedang menunggu pesanan makanan yang akan diantar kepada pelanggan.
"Kami juga menyediakan antrian waiting list di luar bagi pengunjung kalau restorannya sedang penuh," ujarnya.
Jelang persiapan pembukaan besok, sejumlah petugas cleaning service tampak berlalu lalang membersihkan area Central Park. Sayangnya, pengunjung belum diberikan akses selain di lantai LG. Petugas kebersihan menghidupkan sirkulasi udara sebelum mal buka setiap hari dan sanitasi desinfektan secara berkala di setiap sudut-sudut mal serta tenant.
Leasing and Marketing Communication GM Senayan City Jaclyn Halim mengatakan Senayan City meningkatkan frekuensi pembersihan pada area yang terjadi kontak fisik seperti tombol lift dan eskalator yang sudah sejak awal Februari 2020.
"Senayan City meningkatkan protokol kesehatan selama berbelanja, saat menikmati santapan di restoran favorit hingga penggunaan fasilitas yang sudah disediakan," katanya dalam keterangan resmi.
Sementara itu, jam operasional mal yakni 11.00 WIB hingga 20.00 WIB setiap harinya termasuk di libur nasional.
Jelang pembukaan esok hari, pemandangan serupa ditemukan di Senayan City. Sejumlah pengunjung mendatangi gerai makanan dan minum serta produk kebutuhan rumah tangga. Kondisinya, tak begitu ramai meskipun akhir pekan.
Sejumlah pemilik gerai, juga tampak mempersiapkan toko mereka menyambut pembukaan esok hari. Mereka memasang tanda untuk tempat duduk yang dilarang. Selain itu, mereka menyediakan batas antrian pengunjung.
Pengelola mal juga menyediakan tanda pembatas pada tempat duduk umum yang banyak digunakan pelanggan, baik di dalam mal maupun area tunggu di luar mal. (ulf/agt)