Imbas Corona, LRT Jakarta Cari Alternatif Pendanaan Fase II

CNN Indonesia | Selasa, 30/06/2020 08:53 WIB
LRT Jakarta LRT Jakarta memastikan proyek pembangunan fase II akan tetap berjalan meski dihantam pandemi virus corona. Ilustrasi. (CNN Indonesia/LB Ciputri Hutabarat).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Light Rail Transit (LRT) Jakarta tengah mencari alternatif pendanaan untuk menjalankan pembangunan fase II. Perusahaan memastikan proyek perpanjangan rute Kelapa Gading dan Velodrome Rawamangun itu terus berlanjut meski pandemi covid-19 membuat banyak proyek infrastruktur ditunda karena seretnya pembiayaan. 

"Adapun policy apakah nanti dapat penanaman modal daerah (PMD) atau investor itu lagi kami cari. Kami jadi berproses dengan adanya pandemi ini kami berpikir ulang semuanya," ujar Dirut PT LRT Jakarta Wijanarko di Depo LRT Jakarta Kepala Gading, Senin (29/6).

LRT Jakarta Fase II memiliki dua. Rute pertama adalah Pegangsaan Dua-Jakarta International Stadium dengan rute sepanjang 5,8 kilometer (km).


Rute ini menghubungkan Depo Pegangsaan Dua dengan stadion baru milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang akan menjadi home base dari klub Persija Jakarta di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Rute kedua adalah Velodrome Rawamangun-Manggarai dengan panjang mencapai 11,8 km.

Kendati demikian hingga saat ini Widjanarko belum bisa memperkirakan berapa besar dampak covid-19 terhadap konstruksi proyek tersebut.

"Harapan kami mudah-mudahan enggak terganggu kalau pun terganggu enggak terlampau lama. Terus terang kami itu operator bukan developer. Developer kami membantu terkait biaya operasi dan sebagainya," tuturnya.

[Gambas:Video CNN]

Widjanarko berharap pandemi covid-19 tak membuat rencana penambahan jalur LRT Jakarta terganggu. Sebab, menurutnya, tingkat keterisian penumpang sangat bergantung pada perluasan rute kereta tersebut.

"Memang harus diperpanjang sampai loop line (jalur layang) semoga ini bisa terwujud dengan secepatnya walaupun memang butuh effort-nya cukup besar," pungkasnya.

(hrf/sfr)