Corona, Emas Dunia Terbang ke Harga Tertinggi Sejak 2011

AFP, CNN Indonesia | Rabu, 08/07/2020 17:16 WIB
ilustrasi kekayaan Harga emas dunia meroket hingga di atas US$1.800 per ons di London Bullion Market pada perdagangan Rabu (8/7). Ilustrasi. (Istockphoto/ Brightstars).
Jakarta, CNN Indonesia --

Harga emas dunia meroket hingga di atas US$1.800 per ons di London Bullion Market pada perdagangan Rabu (8/7). Bahkan, harga emas sempat menyentuh level US$1.921,18 per ons.

Harga ini menjadi yang tertinggi sejak 2011. Pandemi virus corona dinilai menjadi faktor pendorong harga logam mulia ini meroket.

Dikutip dari AFP, saat ini pandemi corona telah menimbulkan kekhawatiran ekonomi global.


"Tidak mengherankan bahwa safe haven melanjutkan reli," kata Carlo Alberto De Casa, Kepala Analis ActivTrades, Rabu (8/7)

De Casa mengungkap investor masih membeli saham, namun ada kecenderungan menutup akun jika ada koreksi pasar.

Sementara itu, Kepala Analis Pasar Markets.com Neil Wilson mengatakan emas mendapat 'tenaga' berkat kekhawatiran inflasi tinggi yang disebabkan oleh stimulus bank sentral untuk menopang ekonomi global.

"Emas menjadi aset yang aman mengingat ketidakpastian ekonomi, tetapi juga secara jangka panjang karena kekhawatiran lonjakan inflasi yang disebabkan oleh peningkatan besar-besaran dalam jumlah uang beredar," pungkas Wilson.

[Gambas:Video CNN]



(age/agt)