Alasan Lion Air Isi Penuh Kursi Penumpang saat New Normal

CNN Indonesia | Kamis, 09/07/2020 10:05 WIB
Pesawat Lion Air.  CNNIndonesia/Safir Makki Lion Air membeberkan alasan perusahaan mengisi pesawat sesuai kapasitas penumpang meski ada pembatasan dari pemerintah. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia --

Lion Air Group membeberkan alasan penerapan jaga jarak (physical distancing) di dalam kabin pesawat dapat tak maksimal saat normal baru (new normal).

Hal tersebut disampaikan Corporate Communications Strategic Lion Air Danang Mandala Prihantoro saat menanggapi video beredar yang memperlihatkan penerbangan Lion Air diisi penuh oleh penumpang.

"Dalam penerbangan tertentu kemungkinan jumlah tingkat keterisian penumpang (seat load factor) sesuai kapasitas pesawat udara yang dioperasikan, sehingga penerapan physical distancing pada kabin belum maksimal," ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Rabu (8/7).


Danang menjelaskan sedikitnya ada enam alasan yang membuat manajemen menyesuaikan kapasitas pesawat dengan jumlah penumpang.

Pertama, upaya manajemen mengakomodir kebutuhan perjalanan udara para penumpang.

Kedua, pembelian tiket secara tiba-tiba oleh penumpang karena kepentingan mendesak. Ketiga, pembukuan pada periode pemesanan sebelumnya

Keempat, perubahan jadwal penerbangan oleh penumpang karena kebutuhan mendesak. Kelima, perjalanan grup dari keluarga atau rombongan yang menginginkan penerbangan yang sama atau duduk berbaris.

[Gambas:Video CNN]

Keenam, pengalihan penerbangan (transfer flight) dari penerbangan lain yang disebabkan karena pembatasan atau alasan operasional lainnya.

"Tujuan penerbangan Lion Air dapat berjalan yang memenuhi aspek keamanan, keselamatan, dan tetap melakukan protokol kesehatan, serta dalam upaya agar tidak menyebabkan penyebaran covid-19," tandas Danang.

(hrf/sfr)