IHSG Diprediksi Menguat Jelang Akhir Pekan

CNN Indonesia | Jumat, 10/07/2020 06:15 WIB
Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat sebesar 46,98 poin atau 0,81 persen ke posisi 5.838,98 (24/5). IHSG diperkirakan parkir di zona hijau pada perdagangan Jumat (10/7). (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia --

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan Jumat (10/7). Pergerakan indeks saham akan ditopang faktor teknikal.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan peluang penguatan IHSG cenderung terlihat. Ia memprediksi IHSG kembali menguji level support psikologis sebagai konfirmasi penguatan lanjutan.

"Kami perkirakan IHSG akan bergerak menguat," ujarnya dalam riset tertulis, dikutip Jumat (10/7).


Ia meramal IHSG melaju di rentang support 5.015 dan resistance 5.150. Menurutnya, pelemahan pada perdagangan kemarin merupakan aksi ambil untung investor lantaran IHSG menguat signifikan sebelumnya.

Sementara itu, Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memprediksi IHSG bergerak konsolidasi.

"Gelombang tekanan pada IHSG belum berakhir," ucapnya.

Sentimen yang membayangi IHSG, kata dia, adalah pergerakan nilai tukar rupiah. Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.395 per dolar AS pada perdagangan pasar spot kemarin. Selain itu, ia menuturkan masih terjadi aliran modal asing keluar (outflow) di pasar keuangan.

[Gambas:Video CNN]

"IHSG diperkirakan bergerak di 4.789-5.123," katanya.

Kemarin, indeks ditutup melemah di level 5.052, turun 23,38 poin atau 0,46 persen. Sementara itu, saham-saham utama Wall Street mayoritas melemah. Indeks Dow Jones turun 1,39 persen ke level 25.706, S&P 500 turun 0,56 persen ke level 3.152, dan Nasdaq Composite naik 0,53 persen menjadi 10.547.

(ulf/sfr)