Erick Thohir Merasa Mulai Kebanyakan Tugas

CNN Indonesia | Kamis, 30/07/2020 17:23 WIB
Menteri BUMN merasa mulai kebanyakan tugas dari Presiden Jokowi. Meski demikian, ia selalu serius menjalani tugas walau berat. Menteri BUMN Erick Thohir mulai merasa kebanyakan tugas dari Jokowi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir merasa mulai kebanyakan tugas. Hal itu ia sampaikan saat datang terlambat dalam acara peresmian KTT Inovasi Millenial.

Erick mengatakan keterlambatan terjadi akibat banyaknya tugas yang dibebankan kepadanya. Sebagai informasi, selain menjadi menteri BUMN, Erick Thohir memang mendapatkan beberapa tugas tambahan dari Presiden Jokowi.

Salah satunya, menjadi ketua tim penanganan pandemi virus corona dan pemulihan ekonomi nasional (PEN).


Meski mengaku mengemban tugas berat, namun Erick menyatakan menjalani kedua perannya tersebut dengan serius supaya ekonomi nasional yang tengah tertekan virus corona bisa bangkit. 

"Saya mohon maaf telat karena tugasnya sudah mulai kebanyakan. Saya dapat tugas sebagai ketua pelaksana daripada pencegahan covid-19 dan PEN. Tentu ini tugas yang sangat berat tapi saya jalani secara serius," kata Erick lewat video conference, Kamis (30/7).

Karena tugas dan beban yang berat itu, Erick berharap bisa disokong kementerian lain. Menurutnya, kerjanya tidak akan berhasil dan akan menjadi percuma jika tak didukung oleh kementerian, pemangku kepentingan dan seluruh lapisan masyarakat.

Khusus untuk masyarakat, Erick berharap dukungan kerja bisa diberikan dengan menaati protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah supaya virus corona bisa segera diatasi.

"Tentu keberhasilan kami semua tidak ada artinya kalau tidak didukung oleh kementerian lain atau pun para generasi muda, mau pun seluruh masyarakat Indonesia," lanjutnya.

[Gambas:Video CNN]



(wel/agt)