Pemerintah Gandeng Agen Energi Internasional Kembangkan EBT

CNN Indonesia | Selasa, 04/08/2020 11:45 WIB
Pemerintah menggandeng Agen Energi Internasional (IEA) kembangkan energi baru dan terbarukan. Kerja sama juga melibatkan PLN. Pemerintah menggandeng Agen Energi Internasional untuk mengembangkan energi baru dan terbarukan di dalam negeri. Ilustrasi. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra).
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah melakukan kerja sama dengan International Energy Agency (IEA), sebuah lembaga rujukan terkait analisis energi global untuk mengembangkan energi baru terbarukan.

"Kerja sama tersebut merupakan bentuk komitmen IEA mendukung Indonesia dalam pemulihan sektor energi di Indonesia menghadapi dinamika global dan pandemi covid-19 yang sangat berdampak pada pembangunan ekonomi dunia, termasuk pengembangan sektor energi," ujar Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi seperti dikutip dari Antara, Selasa (4/8).

Selain Kementerian ESDM, Agung mengatakan kerja sama juga melibatkan PT PLN (Persero) dan beberapa institusi terkait lain. Keterlibatan dilakukan dalam penyusunan laporan, dukungan transisi energi menuju sistem energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.


Laporan nantinya akan menyebutkan tren investasi dan pembiayaan di sektor listrik Indonesia, kuantifikasi pengeluaran modal, proyeksi demand dengan skenario keberlanjutan, dan merangkum kinerja ekonomi makro negara.

Selain itu, laporan juga akan menginformasikan ketersediaan dana publik dan swasta serta identifikasi masalah-masalah utama yang mempengaruhi keputusan investasi dalam pembangkit listrik energi baru terbarukan dan sumber energi alternatif.

Sebagaimana informasi, Indonesia dan IEA telah menjalin kerja sama sejak 2006. Selanjutnya pada 2015 Indonesia resmi menjadi bagian dari anggota asosiasi IEA.

Keduanya menyiapkan program bersama dalam bentuk Joint Work Program (JWP) yang terus diperbaharui. JWP terbaru untuk periode 2020-2021 telah ditandatangani di sela-sela acara IEA Ministerial Meeting awal Desember 2019 lalu di Paris, Perancis.

[Gambas:Video CNN]



(age)