Stimulus Baru AS Dorong Harga Minyak Dunia

CNN Indonesia | Rabu, 05/08/2020 08:10 WIB
Harga minyak mentah dunia naik didorong oleh kebijakan AS yang menambah stimulus ekonomi untuk atasi pandemi corona. Harga minyak mentah dunia naik pada perdagangan Selasa (4/8). (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean).
Jakarta, CNN Indonesia --

Harga minyak mentah dunia naik pada perdagangan Selasa (4/8). Penguatan tersebut didorong oleh kebijakan Amerika Serikat (AS) yang menambah paket stimulus ekonomi untuk mengatasi dampak pandemi virus corona di negara tersebut.

Mengutip Antara, minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Oktober 2020 naik 28 sen atau 0,6 persen menjadi US$44,43 per barel. Angka itu merupakan yang tertinggi sejak 6 Maret 2020 lalu.

Kemudian, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September 2020 naik 69 sen atau 1,7 persen menjadi US$41,7 per barel. Realisasi tersebut merupakan yang tertinggi sejak 21 Juli 2020.


Pergerakan harga itu terjadi jelang rilis laporan industri pada Selasa (4/8) malam dari American Petroleum Institute (API) yang diperkirakan menunjukkan penurunan stok minyak mentah AS pekan lalu.

"Harga minyak berubah positif karena harapan stimulus dan setelah ada pemulihan industri manufaktur pada Juni 2020," ungkap Analis Pasar Senior di OANDA Edward Moya, dikutip dari Antara, Rabu (5/8).

Petinggi Demokrat di Senat AS mengatakan negosiasi antara Demokrat dan Gedung Putih di kongres telah masuk pada putaran baru. Arah kebijakan bantuan virus corona sudah mulai bergerak ke arah yang positif.

Kendati harga minyak mentah sudah menunjukkan tren kenaikan, produsen minyak tetap khawatir dengan potensi gelombang kedua penularan virus corona di global. Sebab, hal itu akan menghambat permintaan minyak di dunia.

Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya (OPEC+) meningkatkan produksi minyak bulan ini sekitar 1,5 juta barel per hari. Selain itu, produsen-produsen AS juga berencana memulai kembali produksi yang sempat ditutup.

[Gambas:Video CNN]



(aud/age)