Melihat Nasib BLT Pekerja Tak Terdaftar BP Jamsostek

CNN Indonesia | Rabu, 12/08/2020 09:43 WIB
Pemerintah akan memberi pekerja bergaji di bawah Rp5 juta yang terdaftar jadi peserta BP Jamsostek BLT Rp600 ribu. Bagaimana nasib yang tak terdaftar? Menkeu Sri Mulyani berharap pekerja bergaji di bawah Rp5 juta tak terdaftar BP Jamsostek sudah mendapatkan bantuan dari bansos lain yang sudah diberikan pemerintah ke masyarakat untuk menghadapi tekanan corona. Ilustrasi. (CNN Indonesia/ Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah akan memberikan bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp600 ribu per bulan bagi pekerja bergaji di bawah Rp5 juta demi membantu mereka menghadapi tekanan ekonomi akibat virus corona

Bantuan akan diberikan selama 4 bulan. Pemerintah menyatakan bantuan akan diberikan kepada pekerja yang terdaftar menjadi peserta BP Jamsostek.

Menteri Keuangan Sri Mulyani awal pekan lalu menyatakan kebijakan itu ditempuh demi mencegah kekacauan dalam penyaluran BLT. Ia menjelaskan data tenaga kerja BP Jamsostek sudah lengkap dari mulai nama, alamat, dan nama perusahaan tempat orang itu bekerja.


Lalu bagaimana nasib pekerja bergaji di bawah Rp5 juta yang tak terdaftar jadi anggota BP Jamsostek?

Sri Mulyani mengklaim pemerintah tak akan diam saja dengan pekerja bergaji di bawah Rp5 juta yang tak terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Namun, ia tak menyebut langkah konkret yang akan dilakukan pemerintah terhadap mereka.

Ia hanya berharap pekerja-pekerja tersebut sudah terjangkau oleh program bantuan sosial (bansos) yang sudah lebih dulu dikucurkan pemerintah untuk membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi corona.

[Gambas:Video CNN]

"Kami berharap yang sekarang sudah diberikan melalui bansos yaitu program keluarga harapan (PKH), sembako, non PKH sembako, dan BLT dana desa itu semua sudah meng-cover karena jumlah manfaatnya sama, yaitu Rp600 ribu kali 4," katanya.

Hal senada juga sempat diungkapkan oleh Wakil Menteri BUMN I yang merangkap Ketua Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin.

Ia yakin walau pekerja yang tak terdaftar BP Jamsostek tak dapat, bantuan yang diberikan kepada pekerja bergaji di bawah Rp5 juta tidak akan memperbesar gap atawa kesenjangan antara masyarakat yang dapat bantuan dan tidak.

(uli/agt)