Gelombang 9 Prakerja Ditutup, Pendaftar Tembus 5,8 Juta Orang

CNN Indonesia | Senin, 21/09/2020 13:53 WIB
Manajemen Pelaksana (PMO) Kartu Prakerja resmi menutup pendaftaran gelombang 9 pada Senin (21/9) pukul 12.00 WIB. Manajemen Pelaksana (PMO) Kartu Prakerja resmi menutup pendaftaran gelombang 9 pada Senin (21/9) pukul 12.00 WIB.(CNNIndonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia --

Manajemen Pelaksana (PMO) Kartu Prakerja resmi menutup pendaftaran gelombang 9 pada Senin (21/9) pukul 12.00 WIB.

Head of Communication Manajemen Pelaksana (PMO) Kartu Prakerja Louisa Tuhatu mencatat ada 5,8 juta orang yang mendaftar program Kartu Prakerja pada gelombang ini. Namun, jumlah pendaftar yang akan dipilih menjadi peserta hanya 800 ribu orang.

"Ada 5,8 juta (pendaftar). Kuota masih tetap 800 ribu," ungkap Louisa kepada CNNIndonesia.com, Senin (21/9).


Rencananya, sambung Louisa, pengumuman hasil pendaftaran akan diumumkan dalam waktu dekat. Begitu juga dengan pembukaan pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 10.

"Pengumuman hasil seleksi dan pembukaan gelombang 10 akan segera kami umumkan," katanya.

Saat ini, jumlah peserta dari gelombang 1-9 sudah mencapai 5,4 juta orang. Maka, tersisa sekitar 200 ribu peserta yang akan dijaring di Kartu Prakerja gelombang 10.

Pendaftaran Kartu Prakerja bisa diikuti masyarakat melalui akses ke situs resmi www.prakerja.go.id. Kemudian, ikuti panduan pendaftaran.

Bila lolos, peserta akan mendapat pemberitahuan melalui SMS. Pada program ini, pemerintah memberikan insentif sebesar Rp3,55 juta per peserta.

Terdiri dari insentif pelatihan Rp2,44 juta, biaya pelatihan Rp1 juta, dan bonus survei Rp150 ribu. Rencananya, program Kartu Prakerja akan dilanjutkan pemerintah pada tahun depan, namun belum diumumkan secara resmi seperti apa mekanismenya.

[Gambas:Video CNN]



(uli/age)