Uang Latihan Peserta Kartu Prakerja Rp2,84 T Dikirim Hari Ini

CNN Indonesia | Rabu, 16/09/2020 14:50 WIB
Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja menyatakan uang Rp2,84 triliun untuk latihan 800 ribu peserta program Kartu Prakerja dikirim Rabu (16/9) ini. Uang Rp2,84 triliun untuk latihan 800 ribu peserta Kartu Prakerja yang lolos seleksi pada pendaftaran gelombang 8 ditransfer hari ini. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/ASEP FATHULRAHMAN).
Jakarta, CNN Indonesia --

Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja menyatakan bakal mentransfer dana Rp2,84 triliun ke akun virtual peserta Kartu Prakerja yang diterima dalam pendaftaran gelombang 8.

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari mengatakan nominal tersebut digunakan untuk uang pelatihan 800 ribu peserta Kartu Prakerja.

Dengan kata lain, uang pelatihan per peserta mencapai Rp3,55 juta.


"Akan saya tetapkan lewat SK 800 ribu penerima ini siapa, dan kemudian mulai dibukakan virtual account dan dimasukkan uang Rp3,55 juta itu di virtual account masing-masing peserta," ujarnya dalam diskusi virtual Bincang Sore Kartu Prakerja, Selasa (15/9).

Denni memastikan proses tersebut baru akan selesai Kamis (17/9) mendatang. Bersamaan dengan itu pengumuman peserta lolos pendaftaran Kartu Prakerja batch 8 juga akan dilakukan.

Nantinya, pendaftar yang lolos akan mendapatkan SMS dari manajemen pelaksana Kartu Prakerja dan bisa mulai mengikuti program-program yang diberikan.

"Kamis (selesai). Karena jumlahnya besar, kan, ya. Satu batch 800 ribu orang. Perlu waktu. Kemudian baru di SMS masing-masing diberitahu selamat Anda telah menerima Kartu Prakerja dan seterusnya," lanjut Denni.

[Gambas:Video CNN]

Dia menjelaskan jumlah pendaftar batch 8 Kartu Prakerja  yang berlangsung selama 4 hari terhitung sejak Kamis (10/9) hingga Senin (14/9) siang mencapai 4 juta orang. Saat ini pihaknya masih merampungkan proses seleksi peserta dan akan menetapkan siapa saja yang lolos.

"Kami lakukan pengecekan apakah kemudian betul-betul mereka memenuhi persyaratan yang ada di dalam peraturan presiden dan peraturan menteri koordinator bidang perekonomian," tuturnya.

Denni menyebut agar proses tersebut tak terhambat, ia meminta ke peserta agar memperhatikan 3 faktor utama yang menghalangi pencairan insentif. Salah satunya perbedaan nomor telepon.

Ia menghimbau peserta tak mengganti nomor handphone selama enam bulan ke depan untuk memperlancar proses pencairan insentif pasca pelatihan Kartu Prakerja.

Faktor lainnya, belum diperbaharuinya nomor dompet digital (e-wallet), sehingga terjadi perbedaan dengan yang terdaftar dan yang dipegang peserta. Kesalahan lain, misalnya karena menggunakan rekening orang lain.

Terakhir, Denni bilang perbedaan NIK juga mempengaruhi kelancaran proses transfer. Beberapa peserta ada yang menggunakan NIK berbeda, baik antara NIK yang didaftarkan pada rekening maupun NIK untuk pendaftaran e-wallet.

(wel/agt)