Kementan Ungkap Strategi Bangun Pertanian pada 2021

Kementan Sekjen, CNN Indonesia | Rabu, 23/09/2020 15:04 WIB
Strategi itu antara lain berfokus pada pengembangan SDM, penguatan ketahanan pangan, dan pengembangan sumber daya pertanian yang ada. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. (Foto: dok. Kementan Sekjen)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Pertanian (Kementan) mengatakan akan berfokus pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai salah satu strategi pembangunan pertanian pada 2021 mendatang.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pengembangan itu adalah salah satu dari lima strategi Kementan yang akan diterapkan tahun depan. Strategi lain meliputi penguatan ketahanan pangan; pengembangan sumber daya pertanian yang ada; peningkatan daya saing pertanian di pasar global; serta menjamin ketersediaan sarana dan prasarana produksi pertanian.

"Di tahun depan, kami bahkan fokus meningkatkan kualitas SDM pertanian, dan mewujudkan reformasi birokrasi serta tata kelola pemerintahan berorientasi pada layanan prima," ujar SYL pada Selasa (22/9).


Ia melanjutkan, kelima strategi itu memiliki sasaran akhir yang sama, yaitu perwujudan kemandirian pangan nasional, pemenuhan kebutuhan pangan penduduk, dan meningkatkan kesejahteraan petani.

"Strategi yang kami rancang adalah hasil dari penjabaran program-program tentang ketersediaan akses dan konsumsi pangan berkualitas. Strategi tersebut memiliki nilai tambah dan daya saing industri yang cukup bagus, terutama dalam mengembangkan riset dan inovasi teknologi ilmu pengetahuan," kata SYL.

SYL menyebut, guna mempercepat pencapaian target, dirinya telah mengeluarkan instruksi kepada seluruh direktorat jenderal teknis di lingkup Kementan untuk segera melakukan pengelolaan dan tanggung jawab sesuai tugas masing-masing. Setiap direktorat wajib merumuskan program kegiatan strategis yang telah disesuaikan, termasuk anggaran yang sudah disetujui Komisi IV DPR RI.

"Anggaran ini banyak sekali yang mampu kita capai dari waktu yang ada, untuk itu saya harap Kementan bersama Komisi IV terus bersinergi memajukan sektor pertanian Indonesia," kata SYL.

Belum lama ini, Komisi IV menyetujui Pagu Anggaran Kementan dalam RKAKL Tahun 2021 sebesar Rp21,83 triliun, dengan sekitar 50 persen peningkatan anggaran dari tahun 2020 sebesar Rp14,06 triliun. Dibagi per-Eselon, komposisi anggaran terdiri atas Sekretariat Jenderal (Sekjen) sebesar Rp1,7 triliun, Inspektorat Jenderal (Irjen) sebesar Rp164 miliar, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan sebesar Rp4,91 triliun, dan Direktorat Jenderal Hortikultura sebanyak Rp1,14 triliun.

Kemudian ada juga anggaran pada Direktorat Jenderal Perkebunan yang mencapai Rp1,61 triliun, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Rp2,13 triliun, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian sebanyak Rp5,27 triliun, Badan Ketahanan Pangan Rp767 miliar, Badan Karantina Pertanian sebanyak Rp1,11 triliun, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Rp1,67 triliun, dan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Rp1,33 triliun.

(rea)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK