Erick Thohir Minta KAI Terus Memperbaiki Diri

CNN Indonesia | Senin, 28/09/2020 15:16 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir meminta kepada PT KAI untuk terus memperbaiki diri walau sekarang ingin penumpang mereka sedang turun akibat tertekan corona. Menteri BUMN Erick Thohir meminta PT KAI untuk terus memperbaiki diri meski penumpang tengah turun karena tertekan corona. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/SISWOWIDODO0).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri BUMN Erick Thohir meminta PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI terus memperbaiki diri di tengah pandemi covid-19. Itu dia sampaikan terkait penurunan jumlah penumpang yang terjadi selama masa pandemi belakangan ini.

"Setelah bertahun-tahun menjadi alat transportasi yang membawa penumpang dalam jumlah besar, pada masa pandemi ini harus rehat sejenak, mengurangi penumpang, tetapi tetap harus terus memperbaiki diri," ujar Erick Thohir dalam acara HUT Ke-75 KAI secara virtual di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Senin (28/9).

Erick mengatakan sudah 75 tahun Kereta Api Indonesia menyambung asa serta mimpi masyarakat Indonesia, mendekatkan jarak bagi semua lapisan masyarakat, menyatukan silaturahim, mengantarkan masyarakat beraktivitas, dan mempertemukan sanak saudara.


"Presiden berpesan bahwa kita harus bajak momentum krisis untuk melakukan lompatan-lompatan besar," katanya.

Erick meminta KAI tetap mempererat budaya gotong-royong agar mampu menghadapi perubahan zaman.

"Saya percaya keberhasilan sebuah organisasi bukan lahir dari kehebatan masing-masing orang secara individu, tetapi lahir dari gotong royong semua pihak yang ada di dalamnya," ucapnya.

Sementara itu, Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan KAI akan melakukan kolaborasi dengan moda transportasi lainnya untuk mewujudkan ekosistem transportasi yang baik demi memberikan kenyamanan pelayanan bagi para penumpang.

[Gambas:Video CNN]

"Jadi, memang kita mempunyai visi untuk mewujudkan kereta api menjadi solusi ekosistem transportasi yang terbaik. Strateginya, kita akan melakukan kolaborasi dengan moda-moda transportasi yang lain," ujarnya.

Dalam rangka mewujudkan hal itu, ia menambahkan, KAI membangun sistem berbasis digital, yakni KAI Access di mana nantinya aplikasi itu akan terhubung dengan moda-moda transportasi lainnya.

"Nanti, pelanggan tidak hanya menikmati jasa kereta api, tetapi bisa menikmati perjalanan secara end-to-end," ucapnya.

Tak hanya itu, Didiek mengatakan, aplikasi KAI itu nantinya juga akan terhubung dengan aplikasi pembayaran yang sudah ada saat ini.

"Kami akan gunakan sistem supaya aplikasi itu bisa nyambung, baik dengan moda transportasi maupun dengan platform pembayaran," katanya.

(sfr)