Bisnis Lesu Saat Pandemi, 28 Ribu Pegawai Disney Terancam PHK

CNN Indonesia | Rabu, 30/09/2020 05:35 WIB
Sekitar 28 ribu pegawai taman hiburan Disney di California dan Florida terancam PHK akibat minimnya pemasukan dampak pandemi Covid-19. Ilustrasi taman hiburan Disneyland. (dok Wikipedia Common/Cd637)
Jakarta, CNN Indonesia --

The Walt Disney Co., berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 28 ribu pegawai yang bekerja di dua taman hiburan di California dan Florida, akibat minimnya pemasukan karena aturan pembatasan pengunjung untuk menekan penularan virus corona (Covid-19).

Seperti dilansir Associated Press, Rabu (30/9), perusahaan itu berencana untuk melakukan PHK karyawan tetap dan paruh waktu yang saat ini dipekerjakan.

Direktur Taman Bermain dan Produksi Disney, Josh DAmaro, menyatakan dalam suratnya bahwa keputusan itu terpaksa diambil karena negara bagian California tetap menolak mencabut aturan pembatasan pengunjung yang seharusnya bisa membuat Disneyland kembali beroperasi. Menurut dia, hal itu membuat kondisi perusahaan semakin sulit.


DAmaro mengklaim manajemen perusahaan sudah mencoba mencari cara untuk terhindar dari melakukan PHK. Caranya adalah dengan memangkas pengeluaran, menghentikan sejumlah proyek dan mengubah operasional.

Akan tetapi, hal itu terbentur aturan pembatasan jumlah pengunjung dan protokol menjaga jarak yang harus diterapkan.

"Sangat mengecewakan kami harus mengambil keputusan ini, karena hanya hal ini yang kami anggap sebagai pilihan yang paling memungkinkan untuk diambil terkait dampak Covid-19 terhadap usaha kami, termasuk pembatasan pengunjung dan aturan menjaga jarak, yang diterapkan tanpa batasan waktu dan selama pandemi masih terjadi," tulis DAmaro dalam surat itu.

Manajemen Disney menyatakan mereka akan memberikan pesangon terhadap para karyawan tetap yang terkena PHK, serta memberikan bantuan lain supaya para karyawan bisa tetap mendapat pemasukan usai di PHK.

Meski begitu, Disney tidak merinci banyak karyawan yang akan di PHK dari dua taman hiburan tersebut.

Saat ini taman hiburan Walt Disney World di Florida mempekerjakan 77 ribu orang. Sedangkan Disneyland Resort di California menampung 30 ribu pekerja.

Disney menutup taman hiburan mereka di Florida pada April lalu, dan merumahkan 43 ribu karyawan. Kendati demikian, para karyawan itu masih mendapatkan gaji dan tunjangan kesehatan.

Saat dibuka kembali pada Juli lalu, Disney kembali mempekerjakan sebagian besar karyawan taman hiburan mereka di Florida yang dirumahkan.

Hal yang sama juga terjadi terhadap karyawan Disneyland Resort di California.

Menanggapi hal itu, Anggota Dewan Perwakilan AS fraksi Demokrat, Val Demings, yang berasal dari Ohio menyatakan keputusan pahit yang diambil Disney memperlihatkan bahwa pemerintah harus segera menyetujui usulan bantuan yang diajukan Kongres.

"PHK ini sekali lagi memperlihatkan kepada kita bagaimana seluruh usaha di AS sangat kesulitan untuk bisa bertahan," kata Demings.

(Associated Press/ayp)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK