Menghitung Keuntungan Investasi Surat Utang ORI018

CNN Indonesia | Rabu, 30/09/2020 14:47 WIB
Pemerintah akan menerbitkan surat utang negara baru dengan seri Obligasi Negara Ritel 018 (ORI018) mulai besok. Bagaimana keuntungan investasinya? Pemerintah akan menerbitkan surat utang negara baru dengan seri Obligasi Negara Ritel 018 (ORI018) mulai Kamis (1/10). Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah akan menerbitkan surat utang negara baru dengan seri Obligasi Negara Ritel 018 (ORI018) secara online mulai 1 Oktober sampai 21 Oktober 2020. Surat utang akan dijual dengan kupon sebesar 5,7 persen per tahun dan masa jatuh tempo pada 15 Oktober 2023.

Kupon yang ditawarkan bersifat tetap (fixed rate) dengan pembayaran setiap tanggal 15 setiap bulannya. Nominal pemesanan minimal Rp1 juta dan maksimal Rp3 miliar per pemesanan.

Lantas, apa saja keuntungan yang bisa didapat dari investasi ORI018?


Pertama, surat utang tentunya dijamin oleh pemerintah selaku penerbit, sehingga keamanan terjamin. Kedua, surat utang ini berbentuk warkat dan dapat diperdagangkan antar investor domestik.

Dengan begitu, investor bisa mudah melepas kepemilikan surat utang tanpa perlu menunggu masa jatuh tempo. Biasanya, ORI juga bisa diperdagangkan di organized OTC melalui platform perdagangan elektronik.

Ketiga, kupon tetap 5,7 persen per tahun. Artinya, nominal dana yang diinvestasikan akan meningkat secara stabil dari tahun ke tahun sampai masa jatuh tempo tiba.

Keempat, kupon yang ditawarkan pun lebih tinggi dari proyeksi inflasi pemerintah sekitar 3 persen dan tingkat bunga deposito bank dengan rata-rata 3 persen sampai 5 persen.

Selain itu, kupon dan pokok juga dijamin oleh undang-undang dan negara. Kelima, kupon dibayarkan setiap bulan, sehingga bisa menjadi salah satu pemasukan tetap bagi pemiliknya.

Keenam, pembelian mulai dari Rp1 juta. Kriteria ini cocok untuk masyarakat yang ingin memulai investasi dari nominal kecil.

Masyarakat pun bisa berpartisipasi pada pembangunan di dalam negeri yang sumber dananya dari utang. Ketujuh, tersedianya kuotasi harga beli (bid price) dari mitra distribusi atau pihak lain yang bekerja sama dengan mitra distribusi.

Lalu, juga bisa dipinjamkan atau dijaminkan ke pihak lain sesuai kebijakan dari mitra distribusi. Namun, perlu diingat bahwa kepemilikan ORI018 akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) final sebesar 15 persen.

[Gambas:Video CNN]

Lalu, berapa keuntungan yang sekiranya bisa didapat dari investasi ORI018? Berikut simulasi perhitungannya:

Misalnya, nominal investasi sebesar Rp1 juta, maka dengan bunga 5,7 persen, keuntungan yang akan didapat sebesar Rp57 ribu per tahun. Jika dibagi 12 bulan, maka keuntungan sebesar Rp4.750 per bulan

Lalu, keuntungan per bulan akan dipotong PPh 15 persen, sehingga tersisa Rp4.037,5 per bulan. Dalam tiga tahun sampai waktu jatuh tempo, maka keuntungan yang bisa dikantongi sebesar Rp145.350.

Simulasi lain, misalnya memesan dengan nominal Rp10 juta, maka dengan bunga 5,7 persen, keuntungan sama dengan Rp570 ribu per tahun. Lalu dibagi per bulan menjadi Rp47.500 per bulan.

Kemudian dikurangi PPh 15 persen sama dengan Rp40.375 per bulan. Nominal ini akan dikantongi setiap tanggal 15. Sedangkan total tiga tahun, keuntungannya Rp1,45 juta.

(uli/agt)