Cari Rp20 T, Kemenkeu Akan Lelang 7 Surat Utang

CNN Indonesia | Jumat, 16/10/2020 12:16 WIB
Kemenkeu akan melelang 7 surat utang negara (SUN) pada 20 Oktober nanti. Kemenkeu menargetkan menghimpun paling sedikit Rp20 triliun. Kemenkeu akan melelang 7 surat utang negara (SUN) pada 20 Oktober nanti. Kemenkeu menargetkan menghimpun paling sedikit Rp20 triliun. (CNNIndonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Keuangan akan melelang Surat Utang Negara (SUN) berdenominasi rupiah dengan target penerimaan indikatif sebesar Rp20 triliun dan target maksimal Rp40 triliun.

Rencananya, lelang SUN akan dilakukan pada pukul 09.00-11.00 WIB pada Selasa, 20 Oktober mendatang.

"Lelang untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2020," jelas Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR Kemenkeu) seperti dikutip dari keterangan resmi, Jumat (16/10).


Pelaksanaan lelang dilakukan berdasarkan dua peraturan, yakni Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 168/PMK.08/2019 tentang Lelang Surat Utang Negara di Pasar Perdana Domestik (PMK No. 168/PMK.08/2019) dan PMK Nomor 38/PMK.02/2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Keuangan Negara untuk Penanganan Pandemi Covid-19.

Terdapat tujuh seri SPN yang akan dilelang, yakni seri SPN03210121 (new issuance) dengan tawaran kupon diskonto dan jatuh tempo 21 Januari 2021. Kedua, seri SPN12210701 (reopening) dengan kupon diskonto dan jatuh tempo 1 Juli 2021.

Alokasi pembelian non-kompetitif yang akan dimenangkan dari dua surat utang ini sebanyak 50 persen.

Ketiga, seri FR0086 (reopening) dengan jatuh tempo 15 April 2026 dengan tingkat kupon 5,5 persen dan jatuh tempo 15 April 2026.

Keempat, seri FR0087 (reopening) dengan jatuh tempo 15 Februari 2031 dan tingkat kupon 5,5 persen. Kelima, seri FR0080 (reopening) dengan tawaran kupon 7,5 dan jatuh tempo 15 Juni 2035.

Keenam, seri FR0083 (reopening) dengan tawaran kupon 7,5 persen dan jatuh tempo 15 April 2040. Ketujuh, FR0076 (reopening) dengan jatuh tempo 15 Mei 2048 dan tingkat kupon 7,37 persen.

Alokasi pembelian non-kompetitif untuk lima surat utang ini maksimal 30 persen dari yang dimenangkan.

Seluruh hasil lelang akan berlaku dengan tanggal settlement mulai 22 Oktober 2020. Lelang SUN akan ditujukan untuk para dealer utama, yaitu para BUMN, seperti Bank Mandiri, BRI, dan BNI.

Lalu, Danareksa Sekuritas, Mandiri Sekuritas, Trimegah Sekuritas Indonesia, dan Bahana Sekuritas.

Kemudian, untuk bank swasta, seperti Bank Permata, Bank Panin, Bank HSBC Indonesia, Bank OCBC NISP, Standard Chartered Bank, dan Bank CIMB Niaga.

Selanjutnya, Bank Maybank Indonesia, Citibank N.A, BCA, Deutsche Bank AG, Bank Danamon Indonesia, Bank ANZ Indonesia, dan JP Morgan Chase Bank N.A.

Tak ketinggalan juga bisa diikuti oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Bank Indonesia (BI). Lelang akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh BI.

[Gambas:Video CNN]



(wel/bir)