Belanja Pusat dan Daerah Diproyeksi Rp1.068 T di Kuartal IV

Dinda Audriene, CNN Indonesia | Selasa, 01/12/2020 20:47 WIB
Menkeu Sri Mulyani memprediksi belanja pemerintah pusat dan daerah pada kuartal IV Rp1.068 triliun, berasal dari sisa belanja APBN dan APBD. Menkeu Sri Mulyani memprediksi belanja pemerintah pusat dan daerah pada kuartal IV Rp1.068 triliun, berasal dari sisa belanja APBN dan APBD. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Keuangan Sri Mulyani memprediksi belanja pemerintah pusat dan daerah pada kuartal IV 2020 mencapai Rp1.068 triliun. Angka itu terdiri dari sisa dana belanja yang harus direalisasikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Ani, sapaan akrabnya, memperkirakan total belanja pemerintah pusat pada kuartal IV 2020 sebesar Rp798,7 triliun. Lalu, sisa belanja APBD yang harus digelontorkan sebesar Rp400 triliun.

Jika ditotal, maka ada dana sebesar Rp1.198 triliun yang harus dibelanjakan pada akhir tahun. Namun, setelah dikurangi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) yang sebesar Rp133,8 triliun, maka total belanja pusat dan daerah di akhir tahun diproyeksi Rp1.068 triliun.


"Jadi kalau lihat total belanja APBN Rp798,7 triliun, ditambah Rp400 triliun dari APBD, maka total keseluruhan kalau dikurangi TKDD masih ada sekitar Rp1.068 triliun," kata Ani dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (1/12).

Ia menyatakan potensi serapan belanja pada kuartal IV 2020 ini bisa berdampak positif terhadap ekonomi domestik. Menurutnya, ini bisa mendorong perekonomian pada akhir tahun.

"Tapi, daerah perlu perhatian lebih besar karena beberapa belanja masih menunjukkan eksekusi yang tidak secepat yang dibayangkan," terang dia.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, realisasi belanja dalam APBN 2020 per Oktober 2020 sebesar Rp2.041,8 triliun atau 74,5 persen dari pagu Rp2.639,8 triliun. Sementara, realisasi belanja dalam APBD per Oktober 2020 sebesar Rp678,41 triliun atau 62,77 persen dari target Rp1.080,71 triliun.

Sementara, pendapatan pemerintah pusat per Oktober 2020 turun 15,4 persen menjadi Rp1.276,9 triliun. Begitu pula dengan pendapatan daerah yang turun dari Rp926 triliun menjadi Rp846 triliun.

[Gambas:Video CNN]



(aud/bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK