11 Proyek Strategis Nasional Senilai Rp135 T Selesai di 2020

CNN Indonesia | Selasa, 08/12/2020 20:49 WIB
KPPIP menyebut 11 proyek strategis nasional bernilai Rp135,2 triliun selama periode Januari hingga 4 Desember 2020. Proyek strategis nasional bernilai Rp135 triliun kelar dibangun pada periode Januari-Desember 2020. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah melalui Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) mengaku telah menyelesaikan 11 Proyek Strategis Nasional (PSN) senilai Rp135,2 triliun selama periode Januari hingga 4 Desember 2020.

Deputi Bidang Kouordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Wahyu Utomo mengklaim capaian tersebut berjalan sesuai dengan target yang telah disesuaikan pada awal masa pandemi.

"Pada 2020, kami mencatat ada 11 proyek dengan nilai Rp135 triliun yang sudah selesai," ujarnya dalam sosialisasi Perpres 109/2020 yang digelar secara virtual, Selasa (8/12).


Ketua Pelaksana Komite Percepatan Pembangunan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) itu juga menerangkan, dari 201 proyek dan 10 program PSN yang sebelumnya dipatok pemerintah, 24 proyek di antaranya telah beroperasi sebagian.

"KPPIP juga berhasil mendorong enam proyek melewati tahap penyiapan, termasuk Jalan Tol Yogyakarta-Bawen dan penambahan lingkup Jalan Tol Solo-Yogyakarta-Kulon Progo," lanjut Wahyu.

Pada awal 2020, KPPIP yang menerima mandat untuk melihat usulan PSN telah mengevaluasi 269 usulan proyek dari kementerian, pemerintah daerah, BUMN, badan usaha Swasta, dan PSN existing dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 56 Tahun 2018 dengan kriteria dasar, strategis, dan operasional.

Berdasarkan kriteria tersebut, sebanyak 201 proyek dan 10 program yang mencakup 22 sektor dengan total nilai investasi Rp4.817,7 triliun telah ditetapkan sebagai daftar PSN terbaru.

Proyek dan program PSN mencakup infrastruktur dengan pembiayaan yang bersumber dari APBN/APBD, BUMN, dan/atau swasta.

"'Evaluasi daftar PSN tersebut mempertimbangkan daftar PSN sebelumnya serta usulan-usulan baru menggunakan kriteria dasar, kriteria strategis, dan kriteria operasional, serta berperan mendukung pusat kegiatan ekonomi," jelas Wahyu.

Untuk diketahui, daftar PSN pertama kali ditetapkan melalui Perpres 3 Tahun 2016. PSN meliputi 225 Proyek dan satu program. Lalu direvisi pada 2017 melalui Perpres 58 Tahun 2017 hingga meliputi 245 proyek dan dua program.

[Gambas:Video CNN]

Daftar ini kemudian direvisi kembali pada 2018 melalui Perpres 56 Tahun 2018 hingga meliputi 223 Proyek dan tiga Program.

"Total sejak 2016 sampai dengan 4 Desember 2020, sebanyak 103 proyek senilai Rp602,7 triliun telah berhasil diselesaikan," tandasnya.

(hrf/agt)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK