PERISKOP 2021

5 Investasi Magnet Cuan di Tahun Kerbau Logam

Wella Andany | CNN Indonesia
Senin, 04 Jan 2021 09:25 WIB
Tahun 2021 masih menjadi tahun penuh tantangan bagi investor. Berikut ulasan ragam investasi yang dapat mendatangkan cuan pada tahun kerbau logam. Emas bisa menjadi salah satu alternatif investasi penghasil cuan pada tahun kerbau logam, 2021. Ilustrasi. (Istockphoto/ Brightstars).

3. Emas

Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra menyebut harga emas masih mampu menguat pada tahun kerbau logam, terutama awal tahun. Selama beberapa tahun terakhir, ia mencermati pola penguatan harga emas pada kuartal pertama.

Menurut Ariston, sentimen positif harga emas berasal dari stimulus ekonomi AS yang akan dikeluarkan oleh Biden pada awal tahun ini.

Ia juga memperkirakan distribusi vaksin corona belum akan maksimal pada awal tahun. Hal itu akan menahan dana investor di safe haven. Ia memprediksi harga emas masih mampu bertengger di area US$2.000 per troy ons.


Di sisi lain, harga emas berpotensi melemah ke kisaran 1.660 per troy ons saat ekonomi mulai tumbuh.

"Banyak institusi seperti World Bank dan IMF menyebut tahun ini tahun pemulihan ekonomi, ada potensi pertumbuhan PDB 5 persen, jadi kalau pandemi terkendali (pelaku pasar) biasanya beralih ke pasar yang menghasilkan yield (imbal hasil) lebih tinggi," kata dia.

4. Bitcoin

CEO Indodax Oscar Darmawan memprediksi bitcoin masih mampu menguat tahun ini meski telah memecahkan rekor nilai tertingginya tahun lalu, US$28.500 per keping.

Ia optimis karena melihat tingginya permintaan dari institusi. Hal ini berpotensi mendorong mata uang kripto ini kembali melejit hingga dua kali lipat menjadi US$55.000 per keping. Prediksi yang dibuatnya berdasarkan analisis yang dikeluarkan oleh Bloomberg maupun analisis perbankan global.

Oscar membeberkan salah satu kelebihan bitcoin. Menurut dia, kelebihan terletak pada adopsi teknologi blockchain yang membuat bitcoin tidak terpusat atau memiliki sentral tertentu. Artinya, teknologi ini tidak dapat dipengaruhi oleh negara maupun perusahaan manapun dalam menjalankan infrastrukturnya.

"Sama seperti emas yang independen tetapi karena berbasiskan blockchain sehingga bitcoin jauh lebih transparan dibandingkan investasi lainnya. Yang mempengaruhi harga bitcoin pada dasarnya seperti kebanyakan komoditas yaitu hanya supply dan demand saja," terangnya.

Dari sisi fundamental pasokan, bitcoin juga memiliki kelebihan. Pasokan bitcoin yang terbatas yakni hanya 21 juta keping saja dibagikan menggunakan algoritma blockchain, ini membuat pasokan keluar secara perlahan dan stabil sesuai dengan algoritma.

"Saat ini, pasokan bitcoin yang sudah beredar mencapai 18 juta keping dan diperkirakan pada 2040 baru hampir seluruh pasokan bitcoin dikeluarkan. Jadi, pasokannya lebih stabil dibandingkan aset-aset lainnya," imbuhnya.

Kelebihan lainnya, menurut Oscar, bitcoin dapat diperdagangkan tanpa batasan waktu tertentu, 24 jam selama 365 hari secara daring, sehingga waktu transaksi lebih fleksibel. Di sisi lain, penurunan harga juga bisa terjadi kapan saja, sehingga investor juga harus siaga setiap saat.

Oscar mengatakan potensi penurunan harga membayangi karena aksi ambil untung (profit taking). Ia mengingatkan harga bitcoin sudah mencapai titik tertingginya selama 10 tahun terakhir.

Pun begitu, ia menilai penurunan bersifat wajar dan hanya terjadi dalam jangka waktu pendek sebelum bitcoin kembali melanjutkan tren naik.

Hingga kini, sejumlah negara belum melegalkan bitcoin sebagai alat pembayaran sah, termasuk di Indonesia. Selain itu, belum ada otoritas yang bertanggung jawab atas fluktuasi harga bitcoin.

5. Properti

Direktur Eksekutif Jakarta Property Institute (JPI) Wendy Haryanto menilai prospek investasi di bidang properti masih menantang pada 2021. Terutama, sektor komersial seperti mal dan pusat perbelanjaan membutuhkan waktu lebih lama untuk bangkit.

Sementara, permintaan single housing atau apartemen untuk kelas menengah dan menengah ke bawah cenderung tinggi.

Untuk jangka panjang, Wendy melihat sektor properti juga masih menarik untuk dilirik. Hanya saja, untuk menggairahkan permintaan, perlu dibarengi dengan stimulus seperti Koefisien Lantai Bangunan (KLB) yang lebih tinggi.

Oleh karena itu, ia menilai perlu campur tangan atau intervensi kebijakan dari pemerintah untuk membantu sektor properti.

"Kebijakan pemerintah yang menurunkan bunga kredit dan kemudahan perizinan yang bisa membuat pembangunan apartemen cepat selesai. Dengan begitu, harganya nggak akan melambung tinggi dan bisa terbeli oleh masyarakat," jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan implementasi omnibus law Undang-undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker) akan mendatangkan sentimen positif di sektor terkait. Pasalnya, beleid sapu jagad ini menjanjikan kemudahan perizinan. 

Hanya saja, Wendy mengingatkan omnibus law tak akan efektif jika tak diikuti dengan implementasi di sektor riil. Oleh karena itu, ia berharap implementasi dari UU Ciptaker dapat terealisasi di tahun ini.

"Yang perlu benar-benar dijaga adalah implementasinya nanti di lapangan oleh instansi terkait bahwa mereka menjamin kemudahan perizinan terwujud," tutup Wendy.

[Gambas:Video CNN]

(sfr/sfr)
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER