Pemerintah Luncurkan ORI019 Untuk Biayai Vaksin Covid-19

CNN Indonesia | Senin, 25/01/2021 10:36 WIB
Pemerintah membuka masa penawaran ORI019 yang akan digunakan untuk membiayai vaksin covid-19 mulai Senin (25/1). Kemenkeu membuka penawaran ORI019 mulai Senin (25/1) ini untuk mendapatkan pembiayaan vaksin corona. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah resmi membuka masa penawaran obligasi negara atau Obligasi Ritel Indonesia (ORI) seri ORI019 secara daring (online) pada Senin (25/1) ini.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Luky Alfirman mengatakan ORI019 diluncurkan untuk memberikan alternatif investasi yang aman bagi masyarakat.

Nantinya, seluruh dana yang diperoleh dari hasil penerbitan ORI019 akan digunakan untuk pemenuhan target pembiayaan APBN 2021. Termasuk, untuk upaya penanganan dan pemulihan dampak dari pandemi covid-19.


"Salah satunya untuk program vaksinasi yang saat ini sedang dicanangkan oleh pemerintah," ujarnya dalam launching ORI19 yang disiarkan melalui YouTube, Senin (25/1).

Dengan demikian, jelas Lucky, investor ORI dapat tetap menjaga keberlangsungan rencana keuangan pribadinya di kemudian hari sekaligus memberikan manfaat bagi sesama dan negara.

Periode penawaran ORI019 dimulai pada 25 Januari 2020 hingga 18 Februari 2021 dengan investasi mulai Rp1 juta.

"Masyarakat dapat berpartisipasi langsung melalui 26 channel online dari mitra distribusi kami yang bekerjasama dengan pemerintah dimanapun kapanpun, 24 jam, di masa penawaran ini," ucapnya.

[Gambas:Video CNN]

Bentuk dan karakteristik surat berharga negara tersebut, lanjut Lucky, tanpa warkat, dapat diperdagangkan di pasar sekunder, dan dikhususkan untuk investor domestik. Sementara jenis kupon ORI019 bersifat tetap (fixed rate) dengan tingkat kupon 5,57 persen.

Proses pemesanan ORI019 sendiri dapat dilakukan melalui empat tahapan, yakni registrasi, pemesanan, pembayaran, dan setelmen atau konfirmasi.

Bagi yang berminat untuk berinvestasi di ORI019, terdapat 26 mitra sistribusi yang telah ditetapkan DJPRR Kementerian Keuangan melayani pemesanan pembelian secara langsung melalui sistem elektronik (layanan online), sebagai berikut:

A. Melalui Bank Umum

1. PT Bank Central Asia Tbk
2. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
3. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
4. PT Bank Permata Tbk
5. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
6. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
7. PT Bank Maybank Indonesia Tbk
8. PT Bank CIMB Niaga Tbk
9. PT Bank OCBC NISP Tbk
10. PT Bank Panin Tbk
11. PT Bank Danamon Indonesia, Tbk
12. PT Bank HSBC Indonesia
13. PT Bank UOB Indonesia
14. PT Bank Commonwealth
15. PT Bank DBS Indonesia
16. PT Bank Victoria International, Tbk

B. Perusahaan Efek dan Perusahaan Efek Khusus (APERD Financial Technology)

17. PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
18. PT BRI Danareksa Sekuritas
19. PT Bahana Sekuritas
20. PT Mandiri Sekuritas
21. PT Bareksa Portal Investasi
22. PT Star Mercato Capitale (Tanamduit)
23. PT Nusantara Sejahtera Investama (Invisee)

C. Perusahaan Financial Technology (Peer-to-Peer Lending)

24. PT Investree Radhika Jaya (Investree)
25. PT Mitrausaha Indonesia Grup (Modalku)
26. PT Lunaria Annua Teknologi (Koinworks)

(hrf/agt)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK