Survei BRI, 5 Juta Pelaku Usaha Kecil Masih Terjerat Rentenir

CNN Indonesia | Selasa, 02/02/2021 14:30 WIB
Hasil survei BRI menunjukkan dari 57 juta pelaku usaha mikro kecil, 30 juta tak tersentuh lembaga pembiayaan formal dan 5 juta mencari modal ke rentenir. Survei BRI menunjukkan 5 juta pelaku usaha mikro kecil masih mencari modal ke rentenir karena tak mendapat akses ke lembaga pembiayaan formal. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT BRI (Persero) Tbk menyatakan dari total 57 juta pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) yang membutuhkan modal, 30 juta di antaranya tidak tersentuh oleh lembaga pembiayaan formal.

Bahkan, Direktur Utama BRI Sunarso menyebut 5 juta di antaranya masih mengandalkan jasa rentenir untuk memenuhi kebutuhan modal usaha mereka. Fakta itu didapat dari survei yang dilakukan bank BUMN tersebut pada 2018 lalu.

"Orang nyari modal ke rentenir masih 5 juta, jumlahnya cukup tinggi untuk kelas ultra mikro," katanya pada rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi XI DPR RI, Selasa (2/2).


Selain itu, dalam survei yang sama, pihaknya juga menemukan hanya 15 juta pelaku usaha golongan tersebut yang memiliki akses ke pendanaan formal. Sementara, 7 juta lainnya mengandalkan pinjaman dari sanak keluarga.

Kemudian, 18 juta lainnya malah tidak terlayani sama sekali. Oleh karena itu, ia menyebut BRI akan fokus membiayai usaha wong cilik yang hingga saat ini tidak tersentuh lembaga pendanaan.

"Sekitar 7 juta pinjam ke kerabat dan 18 juta tidak terlayani oleh yang formal atau non-formal dan ini lah yang menjadi sasaran kami ke depan," imbuhnya.

Setelah nantinya berhasil menyalurkan pembiayaan kepada mereka yang tidak memiliki akses sama sekali, Sunarso menyebut pihaknya akan membidik pelayanan kepada masyarakat yang masih menggunakan jasa rentenir.

[Gambas:Video CNN]

Dalam mengambil alih pangsa rentenir, ia mengatakan pihaknya akan memberikan akses pembiayaan cepat, mudah dengan bunga lebih murah.

Hal tersebut, tambahnya, sejalan dengan target BRI, yaitu menyalurkan 85 persen dari total pembiayaannya untuk pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) pada 2023 mendatang.

Saat ini, porsi pembiayaan BRI untuk UMKM, yaitu sebesar 82,13 persen dari total pembiayaan perseroan.

"Kemudian ke depan kami akan lebih fokus ke UMKM, jadi UMKM bisa sekitar 85 persen direncanakan sampai 2023-2024," pungkasnya.

(wel/agt)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK