Produsen Indomie Raup Laba Rp6,59 Triliun Tahun Lalu

CNN Indonesia
Rabu, 24 Mar 2021 06:50 WIB
Produsen Indomie meraup laba sebesar Rp6,59 triliun pada tahun lalu, ditopang oleh penjualan perseroan yang melesat hingga Rp46,64 triliun. Produsen Indomie meraup laba sebesar Rp6,59 triliun pada tahun lalu, ditopang oleh penjualan perseroan yang melesat hingga Rp46,64 triliun. Ilustrasi. (Dok. Indomie).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) meraup laba cukup jumbo sepanjang 2020. Laba tahun berjalan produsen mi instan merek Indomie itu tercatat tumbuh 31 persen menjadi Rp6,59 triliun dari Rp5,04 triliun pada tahun sebelumnya.

Marjin laba usaha tercatat naik menjadi 19,7 persen dari 17,5 persen.

Mengutip laporan keuangan perusahaan, perusahaan mencatatkan pertumbuhan penjualan neto sebesar 10 persen menjadi Rp46,64 triliun dari Rp42,30 triliun pada tahun sebelumnya.


Kemudian, marjin laba bersih meningkat menjadi 14,1 persen dari 11,9 persen sedangkan core profit meningkat 13 persen menjadi Rp5,82 triliun dari Rp5,16 triliun.

Direktur Utama dan Chief Executive Officer ICBP Anthoni Salim mengatakan kinerja perusahaan tahun ini didukung oleh kekuatan merek-merek produk, model bisnis terintegrasi yang tangguh serta jaringan distribusi yang luas.

"Meski di tengah-tengah kondisi pandemi, ICBP dapat kembali mencatatkan kinerja yang baik dengan terus beradaptasi secara dinamis terhadap perubahan tren dan perilaku konsumen yang terjadi secara cepat,"ucapnya dalam keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com Selasa (23/3).

Dari total penjualan pada 2020 yang mencapai Rp46,6 triliun, Indomie tercatat berkontribusi sebesar Rp31,96 triliun atawa lebih dari setengah penjualan produk perusahaan.

Kemudian penjualan produk dairy mencapai Rp8,3 triliun, makanan ringan Rp2,9 triliun, penyedap makanan Rp2,8 triliun, nutrisi dan makan khusus Rp999 miliar, dan minuman Rp1,2 triliun. Di luar itu eliminasi produk tercatat sebesar Rp1,6 triliun.

"Dalam menghadapi tantangan dan peluang baru ke depannya, kami akan mempertahankan keunggulan kami, termasuk tetap waspada dalam menjaga kesehatan karyawan kami," tandasnya.

[Gambas:Video CNN]



(hrf/bir)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER