Jepang Beri Pinjaman Rp6,5 T untuk Tangani Bencana di RI

CNN Indonesia | Rabu, 31/03/2021 20:29 WIB
Badan Kerja Sama Internasional Jepang (JICA) menggelontorkan pinjaman lunak sebesar 50 miliar yen atau sekitar Rp6,5 triliun untuk Indonesia. Badan Kerjasama Internasional Jepang (JICA) menggelontorkan pinjaman lunak sebesar 50 miliar yen atau sekitar Rp6,5 triliun untuk Indonesia.(CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Kerja Sama Internasional Jepang (Japan International Cooperation Agency/JICA) menggelontorkan pinjaman lunak sebesar 50 miliar yen atau sekitar Rp6,5 triliun untuk Indonesia.

Utang tersebut diberikan usai penandatanganan kesepakatan pinjaman lunak Official Development Assistance (ODA) antara Jepang dan Indonesia dalam rangka Disaster Resilience Enhancement and Management Program Loan (II).

JICA memaparkan utang tersebut memiliki jangka waktu 15 tahun dan dengan rasio bunga tahunan sebesar 0,45 persen dan masa tenggang 5 tahun.


Disaster Resilience Enhancement and Management Program Loan (II) sendiri bertujuan untuk mendukung pelaksanaan kebijakan dan strategi terkait kebencanaan di Indonesia serta penyediaan bantuan anggaran yang dibiayai bersama dengan French Development Agency (AFD).

"Program ini akan berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDG's) nomor 1, 11 dan 13," tulis JICA dalam keterangan resminya, Rabu (31/3).

Pencapaian SDG's yang dimaksud adalah komitmen menyejahterakan masyarakat tanpa kemiskinan, pembangunan kota dan pemukiman yang berkelanjutan serta penanganan perubahan iklim.

Pelaksanaan program tersebut dijadwalkan selesai pada Mei 2021 saat pinjaman diturunkan.

JICA juga menerangkan bahwa program tersebut tak memerlukan jasa konsultasi serta lelang paket pengadaan proyek konstruksi.

"Tidak ada lelang yang direncanakan untuk program ini," pungkas keterangan resmi tersebut.

[Gambas:Video CNN]



(hrf/age)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK