Menteri PUPR Minta Pembebasan Lahan Tol Cisumdawu 'Dikeroyok'

CNN Indonesia | Senin, 05/04/2021 15:55 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono minta semua pihak terkait keroyokan bebaskan lahan Tol Cisumdawu supaya tol cepat terhubung dengan akses Bandara Kertajati. Menteri Basuki Hadimuljono ingin pembebasan lahan Tol Cisumdawu dikerjakan secara keroyokan supaya cepat selesai. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meminta semua pihak yang terkait dengan pembangunan Tol Cileunyi-Sumadang-Dawuan ( Tol Cisumdawu) keroyokan dalam mempercepat pembebasan lahan.

Permintaan ia sampaikan karena pengadaan lahan sejumlah seksi tol belum selesai. Permintaan juga disampaikan karena ia menargetkan tol sepanjang 60,10 km itu terhubung dengan Tol Akses Bandara Kertajati pada akhir 2021.

"Masalah pembebasan lahan ini saya minta dikeroyok agar konstruksinya bisa cepat bergerak, karena konstruksi hanya dapat berjalan cepat jika lahan sudah tersedia," kata Menteri Basuki seperti dikutip dari website pu.go.id, Senin (5/4).


Basuki menambahkan untuk mempercepat 'keroyokan' pembebasan lahan itu, Kementerian PUPR melalui Satker Pembangunan Tol Cisumdawu, Ditjen Bina marga terus meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Sumedang, Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kepolisian Daerah, Kejaksaan Tinggi, dan instansi terkait lainnya.

Mekanisme pembebasan lahan sudah dilaksanakan sesuai prosedur. Bilamana tidak terjadi kesepakatan harga lahan yang telah ditetapkan oleh penilai independen dilakukan konsinyasi atau titip uang ganti rugi di pengadilan.

Tol Cisumdawu akan terdiri dari 6 seksi yang dibangun dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Dari enam seksi, Seksi 1 dan 2 dikerjakan oleh Pemerintah sebagai bagian dari viability gap fund (VGF) guna menaikkan kelayakan investasi tol tersebut.

Kemudian Seksi 3-6 dikerjakan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yakni PT. Citra Karya Jabar Tol (CKJT) dengan nilai investasi Rp 8,41 triliun.

[Gambas:Video CNN]

Berdasarkan data Kementerian PUPR, untuk Seksi I Cileunyi - Rancakalong yang panjangnya 11,45 km konstruksinya sudah mencapai 71,59 persen dengan progres lahan 97,74 persen.

Selanjutnya Seksi II Rancakalong - Sumedang sepanjang 17,35 km kemajuan konstruksinya 91,13 persen dengan capaian lahan 95,93 persen.

Untuk Seksi 3 dari Sumedang ke Cimalaka sepanjang 4,05 km konstruksinya telah rampung 100 persen. Kemudian pembangunan Seksi 4 Cimalaka - Legok sepanjang 8,20 km dan Seksi 5 Legok - Ujungjaya sepanjang 14,9 km saat ini telah dimulai pekerjaan site clearing dengan perkembangan pengadaan lahan masing-masing 39,71 persen dan 38 persen.

(agt/bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK