Kunker ke Cilacap, Anies Amankan Stok Pangan DKI hingga Ied

Pemprov DKI Jakarta, CNN Indonesia | Jumat, 16/04/2021 15:15 WIB
Anies Baswedan berkunjung ke Cilacap untuk memastikan pasokan pangan warga ibu kota terjaga selama Ramadan sampai Idulfitri 1442 H. Anies Baswedan berkunjung ke Cilacap untuk memastikan pasokan pangan warga ibu kota terjaga selama Ramadan sampai Idulfitri 1442 H. (Foto: Arsip Pemprov DKI Jakarta)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemprov DKI Jakarta melalui BUMD Food Station Tjipinang Jaya melakukan Panen Bersama di lahan seluas 50 hektare di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, guna memastikan pasokan pangan terjaga selama Ramadan dan Idulfitri 1442 Hijiriah.

Panen ini dilakukan atas kerja sama antara Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) Sumber Makmur, Desa Jenang, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap dengan BUMD Food Station Tjipinang.

Dalam kolaborasi tersebut, Pemkab Cilacap dan Gapoktan Sumber Makmur menyiapkan pengadaan lahan dan petani, sementara Pemprov DKI melakukan pendampingan kepada petani dan off taker produk pertanian.


Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku bersyukur karena kolaborasi antardaerah ini membantu memastikan ketahanan pangan di ibu kota.

"Bagi kami di Jakarta, 99 persen kebutuhan pangan dipasok dari luar dan kita memiliki ketergantungan yang amat tinggi. Jakarta bersyukur bisa bersama dengan Cilacap menyiapkan ketahanan pangan untuk warga ibu kota," ujar Anies, Jumat (16/4).

Lebih lanjut, Anies memastikan prinsip saling menguntungkan inilah yang membuat pergerakan perekonomian di ibu kota juga dirasakan di daerah-daerah.

"Pada ujungnya kami berharap ada suasana keadilan sosial, yakni membuat masyarakat Jakarta memiliki beras harga terjangkau, dan yang paling penting petani di Cilacap merasakan peningkatan kesejahteraan," tambahnya.

Sebagai informasi, kerja sama antara Food Station dengan Gapoktan Sumber Makmur Cilacap merupakan kolaborasi yang diinisiasi pada 2018 dengan areal sawah seluas 250 hektare. Kemudian terus bertambah hingga 1.000 hektare pada 2021, dengan rata-rata produktivitas 5,7 ton/hektare.

Pendampingan yang dilakukan Food Station terhadap Gapoktan Sumber Makmur antara lain terkait memberikan pendampingan dalam pemilihan varietas; memberikan pendampingan dalam pascapanen.

Selanjutnya, Food Station sebagai off taker memberikan jaminan harga; Memotong mata rantai pembelian gabah milik petani, sehingga petani bisa tetap sejahtera; serta Kolabarasi ini dapat digunakan oleh petani untuk mendapatkan pembiayaan.

(avd/fef)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK