Dalih Menhub Tak Tutup Penerbangan dari India Saat Covid Naik

CNN Indonesia | Jumat, 23/04/2021 14:47 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan belum menutup penerbangan dari India meski kasus corona Negeri Bollywood tersebut terus naik demi arus logistik. Kemenhub belum tutup penerbangan dari India meski corona di negeri tersebut naik tajam karena mempertimbangkan alasan logistik. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkap alasan pemerintah tak langsung menutup penerbangan dari dan ke India meskipun kasus corona di negara tersebut tengah melonjak.

Menurutnya, itu dilakukan karena lalu lintas logistik antar kedua negara masih dibutuhkan. Khususnya terkait dengan distribusi vaksin.

"Namun kami masih butuh pergerakan logistik, artinya kita butuh logistik dari dan ke India seperti roping oksigen dan vaksin, dan itu kita lakukan secara aman," kata Budi Karya dalam konferensi pers virtual, Jumat (23/4).


Kendati begitu, Budi Karya memastikan pemerintah Indonesia segera membatasi penerbangan dari dan ke India. Hal ini sejalan dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM.

"Saya pikir jelas apa yang disampaikan Dirjen Imigrasi, semua ini akan tidak diberikan, oleh karenanya secara otomatis, penerbangan penumpang tidak kami izinkan, pengetatnya dari SE Dirjen Imigrasi," jelasnya.

Untuk saat ini, Budi Karya memastikan tidak ada penerbangan reguler penumpang, melainkan hanya kargo.

[Gambas:Video CNN]

"Jika ada pergerakan dari luar ke dalam dan dari dalam ke luar, kami tetapkan empat bandara yakni Soetta, Sam Ratulangi, Juanda dan Medan," ujarnya.

Sementara pintu masuk dari laut akan ada tiga yakni Dumai, Batam dan Tanjung Pinang. Sedangkan jalur darat ada Entikong dan Malinau.

"Kami berikan pelayanan dan kami akan siapkan SOP untuk jalankan prokes kemenkes," tandasnya.

(uli/agt)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK