Progres LRT Jabodebek, Sudah Jadi 86 Persen dari Target

CNN Indonesia | Selasa, 04/05/2021 19:24 WIB
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengungkap pengerjaan konstruksi proyek LRT Jabodebek sudah 86,67 persen dari target per akhir April 2021. Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengungkap pengerjaan konstruksi proyek LRT Jabodebek sudah 86,67 persen dari target per akhir April 2021.(ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan pengerjaan konstruksi prasarana proyek LRT Jabodebek sudah mencapai 86,67 persen dari target per akhir April 2021.

Progress ini masih terlambat dari target awal pemerintah. Untuk itu, Luhut meminta agar semua pihak dapat mempercepat lagi pengerjaan proyek tersebut.

"Diperlukan langkah nyata percepatan untuk mengejar ketertinggalan dan merealisasikan target progress konstruksi di 2021," ujar Luhut dalam keterangan resmi, Selasa (4/5).


Secara rinci, lintas halte Cawang-Cibubur, Cawang-Dukuh Atas, dan Cawang-Bekasi Timur telah mencapai 100 persen dari target.

Sementara konstruksi prasarana utama berupa stasiun da lintasannya serta pekerjaan sekunder baru mencapai 98 persen dari target. Sedangkan pembangunan depo sudah mencapai 33,45 persen.

Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Septian Hario Seto mengatakan evaluasi pembangunan LRT akan ditinjau lagi setelah lebaran. Harapannya, pengerjaan semakin cepat mengejar target.

"Perlu ditingkatkan koordinasi dalam pelaksanaan integrasi persinyalan, agar seluruh item pengujiannya terdefinisi dengan jelas, sehingga durasinya dapat direncanakan dengan baik," kata Seto.

Pembangunan LRT dilakukan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Sementara pengoperasiannya dilakukan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI. 

[Gambas:Video CNN]



(uli/age)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK