Harbolnas, 72 E-Commerce Bagi Gratis Ongkir hingga Rp20 Ribu

CNN Indonesia | Rabu, 05/05/2021 18:18 WIB
Mendag Muhammad Lutfi mengatakan 72 e-commerce sudah sepakat untuk memberikan subsidi ongkir sampai Rp20 ribu selama Harbolnas. Mendag Muhammad Lutfi mengatakan 72 e-commerce sudah sepakat untuk memberikan subsidi ongkir sampai Rp20 ribu selama Harbolnas.Ilustrasi. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan 72 e-commerce sudah sepakat untuk memberikan subsidi ongkos kirim (ongkir) sampai Rp20 ribu. Hal ini berlangsung selama Hari Belanja Online (Harbolnas) Bangga Buatan Indonesia (BBI).

Lutfi menyatakan subsidi ongkir semula akan ditanggung pemerintah. Namun, rencana itu diubah setelah berbicara dengan industri e-commerce.

"Seperti diketahui, pemerintah akan memberikan subsidi ongkir. Tetapi setelah berbicara dengan industri, media platform, e-commerce, ternyata asosiasi ingin bersama-sama pemerintah, bahu-membahu mendorong konsumsi lebih tinggi, dan pada saat bersamaan memotong mata rantai covid-19," ungkap Lutfi dalam konferensi pers, Rabu (5/5).


Lutfi menyatakan subsidi ongkir sudah mulai berjalan hari ini. Hari Belanja Online Bangga Buatan Indonesia akan berlangsung dari 5 Mei-13 Mei 2021.

"Ini sudah berjalan, jadi kalau teman-teman ingin mengakses ada di halaman-halaman utama ada pengumuman untuk produksi barang-barang Indonesia diberikan subsidi ongkir sampai Rp20 ribu," jelas Lutfi.

Selain itu, e-commerce juga menyediakan diskon tambahan selama Hari Belanja Online Bangga Buatan Indonesia. Lutfi berharap konsumsi masyarakat melonjak dengan kebijakan tersebut, sehingga ekonomi juga bisa ikut terdongkrak pada kuartal II 2021.

Ia menargetkan terdapat transaksi pembelian mencapai lebih dari Rp11,5 triliun selama selama Hari Belanja Online Bangga Buatan Indonesia.

Angka itu merupakan realisasi transaksi saat Hari Belanja Nasional dilakukan pada akhir tahun lalu.

"Jadi pemerintah ikut menyebarluaskan gerakan nasional ini, untuk memastikan semua orang mengetahui program belanja online. Target kata bisa mencapai lebih dari Rp11,5 triliun," pungkas Lutfi.

[Gambas:Video CNN]



(aud/age)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK