Jasa Marga Catat 462 Ribu Mobil 'Mudik' Keluar Jabotabek

CNN Indonesia | Rabu, 12/05/2021 13:56 WIB
Jasa Marga mencatat 462.560 kendaraan meninggalkan Jabotabek pada periode larangan mudik sepanjang 6-12 Mei 2021. Jasa Marga mencatat 462.560 kendaraan meninggalkan Jabotabek pada periode larangan mudik sepanjang 6-12 Mei 2021. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Muhamad Ibnu Chazar).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat 462.560 kendaraan meninggalkan wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi (Jabotabek) ke arah timur, barat dan selatan sepanjang 6-12 Mei 2021 atau dalam masa larangan mudik.

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan angka ini turun 43,7 persen dari lalu lintas normal, yaitu umumnya sebanyak 821.892 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek.

"Untuk distribusi lalu lintas di ketiga arah adalah sebesar 35,4 persen menuju arah timur, 35,8 persen menuju arah barat dan 28,8 persen menuju arah selatan," terang Dwimawan melalui keterangan tertulis, Rabu (12/5).


Ia menjelaskan kendaraan yang mengarah ke timur tercatat melalui Gerbang Tol Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek dengan jumlah 89.416 kendaraan meninggalkan Jakarta, turun sebesar 50,6 persen dari lalu lintas (lalin) normal 181.039 kendaraan.

Kemudian, di Gerbang Tol Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang terdapat 74.474 kendaraan meninggalkan Jakarta, turun sebesar 58,3 persen dari lalin normal 178.792 kendaraan.

Sehingga, total kendaraan meninggalkan Jakarta menuju arah Timur adalah sebanyak 163.890 kendaraan, turun sebesar 54,5 persen dari lalin normal 359.831 kendaraan.

Untuk kendaraan yang mengarah ke barat, tercatat 165.607 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui Gerbang Tol Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak, turun 38,8 persen dari lalin normal 270.739 kendaraan.

Sementara, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta ke arah selatan melalui Gerbang Tol Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 133.063 kendaraan, turun sebesar 30,5 persen dari lalin normal 191.322 kendaraan.

Dwimawan menyampaikan Jasa Marga mengimbau sepanjang periode pelarangan mudik Idul Fitri pada 6-17 Mei 2021 pelaku perjalanan yang dikecualikan melengkapi dokumen persyaratan seperti Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) dan hasil pemeriksaan covid-19 sebelum keberangkatan.

[Gambas:Video CNN]



(fey/bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK