Progres Jalan Tol Serang Panimbang 95 Persen, Juni Uji Coba

Christine Novita Nababan, CNN Indonesia | Jumat, 14/05/2021 20:30 WIB
Progres jalan tol Serang-Panimbang seksi 1 sudah mencapai 95 persen. Jika tidak ada aral melintang, ruas tol ini akan siap uji laik fungsi pada Juni 2021. Progres jalan tol Serang-Panimbang seksi 1 sudah mencapai 95 persen. Jika tidak ada aral melintang, ruas tol ini akan siap uji laik fungsi pada Juni 2021. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi).
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit menuturkan progres pembangunan jalan tol Serang-Panimbang seksi 1 sudah mencapai 95,24 persen.

Ditargetkan, ruas tol sepanjang 26,5 kilometer (km) tersebut dapat uji laik fungsi pada Juni, sehingga bisa diresmikan dan dapat segera beroperasi.

Danang mengungkapkan jalan tol Serang-Panimbang bakal membuka kesempatan ekonomi dan pembangunan yang lebih besar untuk kawasan Banten bagian selatan.


"Jalan tol akan menghubungkan kawasan dengan pantai selatan di Jawa, yang diharapkan bisa menumbuhkan kawasan-kawasan industri baru dan pariwisata baru," ujarnya seperti dilansir Antara, Jumat (14/5).

Ruas tol Serang-Panimbang akan terbentang sepanjang 83,67 km, yang terdiri dari tiga seksi. Seksi 1 sepanjang 26,5 km akan menghubungkan Serang-Rangkasbitung.

Sementara, seksi 2 sepanjang 24,17 km menghubungkan Rangkasbitung-Cileles, dan seksi 3 sepanjang 33 km menghubungkan Cileles-Panimbang.

Saat ini, seksi 2 dan 3 masih dalam tahap pembebasan lahan. Progres pembebasan lahan untuk seksi 2 sudah mencapai 74,03 persen dan seksi 3 sebesar 64,21 persen. Kedua seksi ini diharapkan rampung dan beroperasi pada Juli 2023.

Jalan tol Serang-Panimbang terkoneksi dengan ruas tol Tangerang-Merak, yang merupakan bagian dari Trans Jawa untuk jalur distribusi logistik. Jalan tol ini juga menghubungkan Tanjung Lesung yang merupakan kawasan ekonomi khusus untuk pariwisata.

Sebelumnya, Direktur Utama Toll Road Business Group Astra Infra Kris Ade Sudiyono menyebut jalan tol Serang-Panimbang akan dioperasikan secara terintegrasi dengan jalan tol Tangerang-Merak. Integrasi dilakukan tertutup, sehingga pengguna bisa masuk dan keluar dari arah mana pun.

Sistem tarif tolnya pun akan tertutup berdasarkan kilometer seperti yang berlaku di jalan tol Tangerang-Merak maupun Serang-Panimbang.

[Gambas:Video CNN]



(bir/age)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK