Ma'ruf: 254 Putra Putri Papua Dilantik Jadi Karyawan BUMN

CNN Indonesia | Selasa, 25/05/2021 23:00 WIB
Wapres Ma'ruf mengungkapkan pelantikan 254 putra putri Papua sebagai karyawan BUMN sejalan dengan upaya pemerintah mewujudkan pemerataan ekonomi. Wapres Ma'ruf mengungkapkan pelantikan 254 putra putri Papua sebagai karyawan BUMN sejalan dengan upaya pemerintah mewujudkan pemerataan ekonomi. (CNN Indonesia/Ramadhan Rizki Saputra).
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah melantik 254 putra dan putri asal Papua untuk berkarya di Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Selain itu, pemerintah juga memberikan kesempatan bagi 133 penyandang disabilitas untuk bekerja di BUMN.

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menuturkan pemerintah fokus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua dan Papua Barat untuk mewujudkan pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia. Komitmen ini juga bertujuan untuk meminimalisasi kesenjangan sosial dan menghilangkan opini Jawasentris sehingga semua daerah memiliki kesempatan yang sama dalam segala bidang.

"Pelantikan ini merupakan pelaksanaan komitmen Presiden Joko Widodo pada 10 September 2019 di Istana Negara, untuk melakukan afirmasi penerimaan 1.000 orang putra dan putri terbaik Papua untuk berkarya di berbagai BUMN, tak terkecuali bagi penyandang disabilitas," ucapnya dalam keterangan resmi, Selasa (25/5).


Wapres menegaskan pemerintah sangat serius memajukan Tanah Papua agar tidak tertinggal dari daerah-daerah yang lain. Kebijakan tersebut, tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat dan Keputusan Presiden Nomor 20 Tahun 2020 tentang Tim Koordinasi Terpadu Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat.

"Pemerintah serius dalam membangun dan memajukan sumber daya manusia di Tanah Papua agar sejajar dengan saudara-saudara setanah air lainnya," tegasnya.

Wapres yang juga Ketua Pengarah Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat, menuturkan pemerintah sedang melakukan finalisasi rencana aksi tindak lanjut dari Inpres tersebut.

Rencana aksi itu mencakup tujuh bidang prioritas, yaitu penanggulangan, kemiskinan, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, pemberdayaan UMKM, serta pencapaian SDG's, dan infrastruktur.

Ia berharap percepatan pembangunan kesejahteraan di Papua dapat segera terlaksana dan didukung oleh seluruh masyarakat dan lembaga terkait.

"Saya mengharapkan dan mengajak kita semua bersama-sama memberikan dukungan terbaik dan menjaga suasana yang kondusif agar program percepatan pembangunan kesejahteraan di Papua dan Papua Barat dapat secepatnya terlaksana dan memberikan hasil, serta manfaat yang nyata," katanya.

Sebagai informasi, pemerintah melalui Kementerian BUMN telah merekrut 776 orang putra/putri terbaik Papua hingga 2020 lalu. Mereka ditempatkan di 55 BUMN, atau sebesar 77 persen dari target 1000 orang. Namun, tidak menutup kemungkinan pemerintah akan merekrut putra putri Papua lebih banyak dari jumlah tersebut.

Sedangkan untuk penyandang disabilitas pemerintah telah merekrut sebanyak 310 orang hingga 2020. Mereka telah ditempatkan di 42 perusahaan pelat merah di seluruh Indonesia.

[Gambas:Video CNN]



(ulf/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK