Strategi Erick Thohir Sehatkan PLN yang Punya Utang Rp500 T

CNN Indonesia | Jumat, 04/06/2021 12:14 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir memaparkan sejumlah strategi menyehatkan keuangan PLN yang memiliki utang Rp500 triliun. Menteri BUMN Erick Thohir memaparkan sejumlah strategi menyehatkan keuangan PLN yang memiliki utang Rp500 triliun. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN memiliki utang hingga Rp500 triliun. Besarnya utang, membuat pemerintah memangkas belanja modal (capital expenditure/capex) perusahaan setrum negara itu hingga 50 persen.

"PLN itu utangnya Rp500 triliun, tidak ada jalan kalau tidak segera disehatkan," ujar Erick dalam rapat dengan Komisi VI DPR, Kamis (3/6).

Erick mengungkapkan PLN telah berhasil menekan capex sebesar 24 persen atau sekitar Rp24 triliun. Upaya efisiensi tersebut membantu meningkatkan kesehatan arus kas perusahaan.


Selain itu, Erick juga meminta perusahaan untuk merenegosiasi utang dengan bunga yang lebih murah agar beban perusahaan bisa berkurang.

"Alhamdulilah dari PLN sendiri sudah sampai negosiasi hingga Rp30 triliun," terangnya.

Tak hanya itu, Erick juga meminta perusahaan untuk melakukan negosiasi pembelian listrik (take or pay) senilai Rp 60 triliun. Sejauh ini, ia menyebut perusahaan berhasil melakukan negosiasi hingga Rp25 triliun atau kurang Rp35 triliun lagi.

"Makanya kalau ditanya bukunya PLN lebih sehat, iya lebih sehat karena kita semua berupaya memperbaiki kinerja PLN," jelasnya.

Sebagai informasi, sepanjang 2020, PLN mencetak laba bersih Rp5,9 triliun atau naik sekitar 38,6 persen dari periode tahun sebelumnya, Rp4,3 triliun.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan kenaikan laba tersebut ditopang oleh transformasi PLN yang fokus pada penurunan biaya pokok penyediaan dan peningkatan layanan.

Tercatat, beban usaha perseroan merosot 4,5 persen dari Rp315,4 triliun pada 2019 menjadi Rp301 triliun pada 2020.

[Gambas:Video CNN]



(ulf/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK