Sri Mulyani Siapkan Jabatan untuk Data Scientist di Kemenkeu

CNN Indonesia | Selasa, 08/06/2021 13:23 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan sedang menyiapkan jabatan fungsional ilmuwan data di lembaga pemerintah, termasuk Kementerian Keuangan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan sedang menyiapkan jabatan fungsional ilmuwan data di Kementerian Keuangan. CNN Indonesia/Christie Stefanie).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan sedang menyiapkan jabatan fungsional ilmuwan data (data scientist). Hal ini khususnya berlaku di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Sri Mulyani mengungkapkan rencana tersebut setelah mendapatkan pertanyaan oleh salah satu pemenang Lomba Bedah Data APBD. Pemenang itu bertanya kemungkinan keberadaan jabatan fungsional di Kementerian Keuangan.

"Mungkin saja, kami lagi bangun itu. Nama jabatannya dipikirkan bersama, tapi yang jelas di Kementerian Keuangan sedang (siapkan) itu," ungkap Sri Mulyani dalam Final Lomba Bedah Data APBD, Selasa (8/6).


Ia meminta kepada anak buahnya untuk menyiapkan hal ini. Namun, Sri Mulyani tak ingin jabatan itu hanya diisi oleh eselon 1.

"Saya benar-benar minta nanti setiap (bagian), tidak boleh hanya eselon 1 nanti," kata Sri Mulyani.

Sementara, ia juga meminta kepada direksi Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) untuk menambah kurikulum terkait dengan data analitik. Hal ini diungkapkan setelah pemenang Lomba Debat APBD lainnya meminta agar pendidikan dan pelatihan (diklat) terkait data analitik diperbanyak.

"Hari ini saya minta Pak Andin dan Pak Direktur STAN untuk kamu diminta untuk mikirin bagaimana tambah kurikulum data analitik di STAN. Kamu bertanggung jawab," ujar Sri Mulyani kepada pemenang tersebut.

Ia menambahkan rencana penambahan kurikulum di STAN ini juga akan diawasi oleh Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Namun, Sri Mulyani tak merinci kapan pastinya data analitik akan ditambahkan dalam kurikulum STAN.

"Kementerian Keuangan sedang itu (merencanakan penambahan kurikulum di STAN). Jadi nanti saya minta Pak Wamen untuk follow up," pungkas Sri Mulyani.

[Gambas:Video CNN]



(aud/agt)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK