Keke dan Teriak Mahal Susu Beruang di Tengah Lonjakan Covid

CNN Indonesia
Kamis, 08 Jul 2021 06:35 WIB
Sejumlah warga panik membeli Susu Beruang, vitamin dan obat-obatan di tengah lonjakan kasus corona. Berikut tujuan mereka. Lonjakan kasus covid belakangan ini mendorong masyarakat berbondong-bondong memborong Susu Beruang. Ilustrasi. (Tangkapan layar youtube BEAR BRAND).
Jakarta, CNN Indonesia --

Lonjakan kasus corona belakangan ini mulai memicu kepanikan. Akibat kondisi itu, beberapa kalangan beramai-ramai membeli produk obat, minuman maupun vitamin yang dianggap bisa meningkatkan kekebalan tubuh mereka dari infeksi virus corona.

Salah satu yang ramai diborong belakangan ini adalah Susu Beruang. Susu Bear Brand buatan Nestle tersebut akhir-akhir ini menjadi barang langka nan mahal akibat panic buying jilid dua.

Warga bergerilya memburu susu steril yang konon dipercaya dapat membantu melawan covid-19. Keke misalnya.


Wanita berusia 28 tahun ini ikut memborong Susu Beruang sampai dua karton. Ia mengaku menyetok susu itu untuk konsumsi keluarga inti, sekaligus berjaga bila ada kerabat yang bakal membutuhkan.

Ia merasa harus menyiapkan stok Susu Beruang banyak di tengah lonjakan kasus covid-19 yang belakangan ini tembus di atas 30 ribu per hari.

"Engga nyetok banyak kok. Cuma dua karton aja buat jaga-jaga," ujar Keke kepada CNNIndonesia.com ketika ditanya alasannya memburu Susu Beruang, Rabu (7/7).

Dia tak mau neko-neko soal penanganan covid-19. Apalagi, di lingkaran keluarganya sudah lebih dari sepuluh orang yang dinyatakan positif, termasuk dia sendiri.

Menjadi penyintas covid-19, Keke mengaku paham betul perjuangan untuk sembuh. Apapun cara dilakukannya untuk sembuh, dari berjemur, makan makanan bergizi, menegak susu steril setiap hari, hingga menonton film komedi untuk menjaga suasana hatinya agar tidak drop.

Dia mulai rutin mengkonsumsi susu steril sekitar sebulan terakhir, setelah dinyatakan positif covid-19. Ibu rumah tangga ini mengaku sebal kini susu Bear Brand mulai susah dicari.

Kalau ada di lapak e-commerce, harganya juga selangit. Sebelum terjadi aksi panik beli seperti sekarang ini, ia membeli sekarton Susu Beruang isi 30 kaleng dengan harga sekitar Rp270 ribu-Rp280 ribu.

Tapi, kini ia harus beli dengan harga di atas Rp300 ribu.

Walau berat dan berteriak, Keke tetap membeli karena butuh.

"Ya mau gimana lagi? Tetap beli. Tapi seadanya aja dulu. Nanti berapa hari lagi juga normal lagi," harapnya.

Segendang sepenarian, langkah sama juga dilakukan Yanita. Selama tiga pekan terakhir, wanita 29 tahun ini mengaku menyetok Susu Beruang melebihi 100 kaleng per minggu.

Usaha hampers buah dan immune booster yang dijajalnya lewat Instagram @minis.mart laku keras.

Yanita menyebut omzetnya naik melebihi 10 kali lipat dalam beberapa pekan terakhir. Bila biasanya ia menjual 1-3 hampers per minggu, kini setiap harinya ia bisa menjual 4-6 pesanan.

Ia mengaku bisnisnya sedang baik. Namun sayangnya, stok susu steril ludes di mana-mana.

HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER