Diprediksi 5,01 Juta Pekerja Mal Terdampak PPKM Level 4

CNN Indonesia | Rabu, 04/08/2021 17:05 WIB
Ekonom LPEM FEB UI menilai 5,01 juta pekerja mal terdampak kebijakan PPPKM Level 4. Di antaranya 3,34 juta berada di Jawa dan Bali. Ekonom LPEM FEB UI menilai 5,01 juta pekerja mal terdampak kebijakan PPPKM Level 4. Di antaranya 3,34 juta berada di Jawa dan Bali. (CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia --

LPEM FEB UI memprediksi sebanyak 5,01 juta pekerja pusat perbelanjaan atau mal dan ruko terdampak PPKM level 4. Rinciannya, sebanyak 3,34 juta berada di Pulau Jawa dan Bali, sedangkan 1,67 juta pekerja di luar Jawa dan Bali.

"Di Jawa dan Bali ada sekitar 3,34 juta orang yang bekerja di sektor itu, sedangkan non-Jawa dan Bali 1,67 juta ini cukup relevan, mengingat jumlah mal, bioskop, dan ruko di Jawa dan Bali lebih banyak," tutur Ekonom LPEM UI Muhammad Hanri dalam acara Indonesia Economic Outlook Q3 2021, Rabu (4/8).

Selain pekerja mal dan ruko, ia memperkirakan 63 ribu pekerja bioskop juga terdampak PPKM darurat serta level 4 di Jawa dan Bali.


Pasalnya, mal, ruko atau perdagangan ritel, dan bioskop, terpaksa tutup selama PPKM darurat sejak 3 Juli 2021 lalu.

Hanri menyatakan rata-rata upah pekerja yang terdampak itu di kisaran Rp1 juta hingga Rp1,4 juta. Semua data tersebut berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) pada 2021.

"Rata-rata pendapatan mereka Rp1 juta-Rp1,4 juta sebulan, jadi relatif bukan orang yang tanda kutip punya resiliensi kuat terhadap disrupsi ekonomi," imbuh dia.

Sementara, LPEM UI memperkirakan hanya 0,5 persen dari pekerja terdampak yang mendapatkan bantuan program Kartu Prakerja.

Padahal, sebanyak 53,3 persen dari para pekerja membutuhkan bantuan langsung tunai (BLT) dan 24,1 persen bantuan pemerintah tanpa syarat.

"Sayangnya, dari sebanyak itu pekerja yang terdampak, tidak sampai 1 persen yang bisa akses Kartu Prakerja sebagai antisipasi dari disrupsi tersebut," ungkapnya.

1,1 Juta Rentan Tak Dapat Bantuan

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK