Uang Kripto 'Kebakaran', Polkadot Merosot 6,81 Persen

CNN Indonesia | Selasa, 14/09/2021 11:37 WIB
Sebanyak 10 uang kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar merosot dalam 24 jam terakhir pada Selasa (14/9) pagi. Sebanyak 10 uang kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar merosot dalam 24 jam terakhir pada Selasa (14/9) pagi.(iStockphoto).
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak 10 uang kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar merosot dalam 24 jam terakhir pada Selasa (14/9) pagi.

Dikutip coinmarketcap.com, polkadot mencatat penurunan terbesar hingga 6,81 persen. Kapitalisasi pasar polkadot mencapai US$33,86 miliar dengan harga per keping nya sebesar US$34,47.

Dogecoin turun sebesar 3,17 persen dalam 24 jam terakhir. Sementara, sepanjang pekan dogecoin turun sebesar 23,43 persen. Kini kripto dengan wajah shiba inu dihargai sebesar US$0,23 per keping nya.


Cardano turun hingga 2,81 persen dan dihargai sebesar US$2,38 per keping. Sementara binance dan XRP, keduanya mencatatkan penurunan yang hampir sama masing-masing sebesar 1,16 persen dan 1,66 persen.

Kripto dengan kapitalisasi market terbesar bitcoin dan ethereum turut mengalami nasib yang sama. Bitcoin mencatatkan penurunan sebesar 0,23 persen dalam 24 jam dan 14,48 persen dalam satu minggu terakhir. Kini Bitcoin dihargai sebesar US$45.010 per keping.

Sementara Ethereum merosot 0,16 persen menjadi US$3.293 per keping, turut memerah pagi ini. Ethereum mengalami penurunan sebesar 0,16 persen dalam 24 jam terakhir. Sepanjang pekan, Ethereum turut menurun hingga 16,21 persen.

Namun, ada tiga mata uang kripto yang mampu mencatatkan rapor hijau pada hari ini. Solana berhasil memimpin kenaikan sebesar 3,61 persen, namun masih mengalami penurunan hingga 4,64 persen pada pekan ini. Hingga kini Solana dihargai sebesar US$166 per keping.

Kemudian disusul oleh USD Coin dan Tether dengan kenaikan tipis sebesar 0,06 persen dan 0,08 persen. Keduanya dihargai dengan harga yang sama sebesar US$1 per keping.

[Gambas:Video CNN]



(fry/age)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK