Dewan Putuskan Kristalina Georgieva Tetap Pimpin IMF

CNN Indonesia | Selasa, 12/10/2021 15:50 WIB
Dewan Eksekutif IMF memutuskan mempertahankan Kristalina Georgieva sebagai Direktur Pelaksana usai kasus dugaan manipulasi data EODC Bank Dunia. Dewan Eksekutif IMF memutuskan mempertahankan Kristalina Georgieva sebagai Direktur Pelaksana usai kasus dugaan manipulasi data EODC Bank Dunia. (AFP/Fabrice Coffrini).
Jakarta, CNN Indonesia --

Jajaran Dewan Eksekutif IMF menegaskan kepercayaan penuh pada Kristalina Georgieva dan memutuskan mempertahankannya sebagai Direktur Pelaksana IMF.

Keputusan ini keluar usai pemeriksaan yang dilakukan dewan terhadap Georgieva setelah namanya tersangkut kasus dugaan manipulasi data Ease of Doing Business (EODB) Bank Dunia.

"Setelah melihat semua bukti yang disajikan, Dewan Eksekutif menegaskan mengembalikan kepercayaan penuhnya pada Direktur Pelaksana Kristalina Georgieva dan kemampuannya untuk terus menjalankan tugasnya secara efektif," tutur Dewan Eksekutif IMF, dilansir AFP, Selasa (12/10).


Sebelumnya, investigasi yang dilakukan oleh firma hukum WilmerHale menyimpulkan bahwa Georgieva memanipulasi data untuk kepentingan China saat memegang peran senior di Bank Dunia.

Temuan kontroversial tersebut, menurut WilmerHale, tercermin pada penyusunan laporan peringkat kemudahan berusaha negara-negara oleh Bank Dunia edisi 2018 dan 2020.

Namun demikian, Dewan Eksekutif IMF menganggap bahwa informasi yang disajikan dalam proses peninjauannya tidak meyakinkan bahwa Georgieva memainkan peran yang pantas dalam penyajian laporan tersebut.

Georgieva pun menyambut baik keputusan Dewan Eksekutif IMF. "Tuduhan itu tidak berdasar. Ini jelas merupakan episode yang sulit bagi saya pribadi," kata Georgieva yang meniti karirnya sejak menjadi ekonom Bulgaria.

"Saya senang setelah tinjauan fakta yang komprehensif dan tidak memihak, Dewan Eksekutif IMF setuju bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar. Saya ingin berterima kasih kepada dewan, karena mengungkapkan kepercayaannya pada kepemimpinan saya," lanjut Georgieva.

Dalam laporannya, Dewan Eksekutif IMF menyatakan dukungannya untuk independensi dan integritas lembaga-lembaga, seperti Bank Dunia dan IMF. "Hormat saya kepada semua yang berkomitmen untuk melindungi nilai-nilai yang menjadi dasar pendirian organisasi ini," terang dewan dalam pernyataan resmi.

Penyelidikan yang dilakukan terhadap kasus dugaan manipulasi data EODB telah memecah belah 24 anggota Dewan Eksekutif IMF.

Perwakilan dari Prancis, Inggris, dan negara-negara Eropa lainnya menyatakan dukungan mereka terhadap Georgieva, sedangkan Amerika Serikat (AS) enggan mempertahankan Georgieva.

Setelah nyaris empat pekan berdiskusi, AS pun bergabung dengan Eropa dkk dan menyetujui mempertahankan Georgieva sebagai pimpinan IMF.

[Gambas:Video CNN]



(bir/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK