Kepala IMF Didesak Mundur Karena Skandal Kemudahan Berusaha

CNN Indonesia | Jumat, 24/09/2021 15:41 WIB
Kepala IMF Kristalina Georgieva mundur dari jabatannya menyusul skandal manipulasi laporan Bank Dunia mengenai peringkat kemudahan berusaha baru-baru ini. Kepala IMF Kristalina Georgieva mundur dari jabatannya menyusul skandal manipulasi laporan Bank Dunia mengenai peringkat kemudahan berusaha baru-baru ini. (AFP/BRENDAN SMIALOWSKI).
Jakarta, CNN Indonesia --

The Economist, media asal Inggris mendesak Kepala IMF Kristalina Georgieva mundur dari jabatannya menyusul skandal manipulasi laporan Bank Dunia mengenai peringkat kemudahan berusaha (Ease of Doing Business/EoDB) baru-baru ini.

Georgieva disebut punya andil dalam perubahan data dan peringkat negeri tirai bambu tersebut. Bahkan tak hanya mengubah peringkat China, bos IMF itu disebut juga mengubah data tiga negara lain.

Kendati begitu, Georgieva sejatinya sudah membantah temuan tersebut. Ia menyatakan hanya meminta tim penyusun laporan untuk memeriksa kembali, namun rupanya tim mengubah metodologi mereka.


Namun, menurut The Economist, hal ini tetap tidak bisa dibenarkan. Sebab, Georgieva selaku Kepala IMF harus bisa memegang prinsip dan bebas dari kepentingan apapun, termasuk berlaku adil dalam menghadapi negara-negara ekonomi besar, seperti Amerika Serikat dan China yang kerap bersaing.

"Itulah mengapa Georgieva, seorang pejabat yang terhormat dari beberapa lembaga internasional, harus mengundurkan diri," tulis The Economist seperti dikutip pada Jumat (24/9).

Skandal  manipulasi laporan Bank Dunia mengenai peringkat kemudahan berusaha  ini bermula dari munculnya informasi bahwa Bank Dunia di era kepemimpinan Jim Yong Kim telah menaikkan peringkat EoDB China pada 2018.

Hasil investigasi menemukan bahwa pejabat China meminta Bank Dunia mengubah peringkat mereka di tengah pelaksanaan kebijakan reformasi birokrasi.

[Gambas:Video CNN]



(uli/agt)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK