Beda Isi Proposal Kereta Cepat Racikan China vs Jepang

CNN Indonesia
Jumat, 15 Oct 2021 20:08 WIB
Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung membengkak US$1,6 miliar. Proyek yang dipegang konsorsium China-RI ini pun disebut berbeda dengan proposal awal Jepang. Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung membengkak US$1,6 miliar. Proyek yang dipegang konsorsium China-RI ini pun disebut berbeda dengan proposal awal Jepang. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi).
Jakarta, CNN Indonesia --

Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung kembali menjadi sorotan publik. Hal ini lantaran Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan sederet aturan baru.

Aturan itu berupa Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 93 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Perpres Nomor 107 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Cepat antara Jakarta-Bandung.

Jokowi akhirnya mengizinkan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung bisa dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sebelumnya, pemerintah tidak mengizinkan proyek itu dibiayai lewat APBN.


Kemudian, Jokowi juga mengubah pimpinan konsorsium proyek dari PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau Wika menjadi PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI. Konsorsium ini bernama PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI).

Pemerintah juga menyebut proyek kereta cepat Jakarta-Bandung membengkak sekitar US$1,6 miliar atau setara Rp22,58 triliun (kurs Rp14.117 per dolar AS).

Adapun, operator proyek kereta cepat Jakarta-Bandung adalah PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

Saat ini, PSBI sebagai konsorsium BUMN menggenggam 60 persen saham di KCIC. Sisanya, 40 persen dikempit oleh Beijing Yawan HSR Co.Ltd.

Sejak awal, proyek ini memang sudah menjadi perhatian banyak pihak. Salah satu yang menjadi sorotan adalah persaingan China dan Jepang dalam merebutkan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

China, sebagai mitra pemerintah dalam membangun kereta cepat Jakarta-Bandung disebut-sebut 'menikung' Jepang untuk mendapatkan proyek ini.

Lalu, bagaimana isi proposal China dan Jepang yang diberikan kepada pemerintah dalam buku bertajuk 'Kereta Cepat Jakarta-Bandung: Maret 2018'?



HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER