Jokowi: 5,5 Gigawatt PLTU Siap Pensiun Dini

fry | CNN Indonesia
Kamis, 27 Jan 2022 21:00 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan sejumlah PLTU dengan total kapasitas 5,5 GW siap pensiun dini. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan sejumlah PLTU dengan total kapasitas 5,5 GW siap pensiun dini. Ilustrasi. (Antara Foto/Nova Wahyudi).
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan sejumlah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang siap dipensiunkan secara dini. Total kapasitas PLTU tersebut sebesar 5,5 gigawatt (GW).

"Kebijakan kami tentang mekanisme transisi energi dari fosil fuel ke energi baru terbarukan juga akan menjamin kepastian investasi. Saat ini ada 5,5 gigawatt PLTU yang siap untuk program early retirement (pensiun dini) ini," kata Jokowi dalam B20 Inception Meeting, Kamis (27/1).

Jokowi tidak menyebut secara detail PLTU mana saja yang akan dipensiunkan dini. Ia juga tak menjelaskan apakah PLTU itu milik PLN atau swasta.


"Kami early retirement PLTU ke energi baru terbarukan, seperti geothermal dan solar panel," ucap Jokowi.

Sementara, ia meminta lebih banyak pihak swasta yang terlibat dalam investasi di sektor energi baru terbarukan. Hal ini untuk membantu pemerintah menuju target nol emisi bersih.

"Dan kami akan membuka partisipasi di sektor swasta untuk berinvestasi di transisi energi ini," ucapnya.

Selain pensiun dini PLTU, ia mengatakan pemerintah juga fokus untuk menurunkan karbon yang dihasilkan sektor transportasi.

Oleh karena itu, ia turut mengajak swasta untuk berinvestasi membangun pabrik mobil listrik di Indonesia.

"Elektrifikasi secara besar-besaran di sektor transportasi dimulai dengan pembangunan mass urban transport seperti LRT dan MRT di Jakarta, serta mendorong investasi untuk pabrik mobil listrik," ujar Jokowi.

[Gambas:Video CNN]

(fry/aud)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER