Utang Luar Negeri RI Turun Jadi Rp6.049 T Kuartal I 2022

dzu | CNN Indonesia
Kamis, 19 Mei 2022 11:06 WIB
BI mencatat utang luar negeri Indonesia turun menjadi US$411,5 miliar atau Rp6.049 triliun (kurs Rp14.700 per dolar AS) pada kuartal I 2022. BI mencatat utang luar negeri Indonesia turun menjadi US$411,5 miliar atau Rp6.049 triliun (kurs Rp14.700 per dolar AS) pada kuartal I 2022. Ilustrasi. (CNNIndonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia --

Bank Indonesia (BI) mencatat posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia sebesar US$411,5 miliar atau Rp6.049 triliun (asumsi kurs Rp14.700 per dolar AS) pada kuartal I 2022. 

Kepala Departemen Komunikasi atau Direktur Eksekutif BI Erwin Haryono mengatakan posisi ULN tersebut turun dibandingkan dengan kuartal IV 2021 yang mencapai US$415,7 miliar atau Rp6.110 triliun.

"Perkembangan tersebut disebabkan penurunan posisi ULN sektor publik (pemerintah dan bank sentral) dan sektor swasta," ungkap Erwin dalam keterangan resmi, Kamis (19/5).


Erwin merinci posisi ULN pemerintah sebesar US$196,2 miliar pada kuartal I 2022. Angka itu turun dari kuartal sebelumnya yang mencapai US$200,2 miliar.

"Penurunan terjadi seiring beberapa seri Surat Berharga Negara (SBN) yang jatuh tempo, baik SBN domestik maupun SBN valas," terang Erwin.

Selain itu, penurunan ULN pemerintah juga dipengaruhi pelunasan neto atas pinjaman yang jatuh tempo selama Januari hingga Maret 2022. Sebagian besar dana tersebut adalah pinjaman bilateral.

Sementara, total ULN swasta tercatat US$206,4 miliar pada kuartal I 2022. Jumlah itu turun dari kuartal sebelumnya yang mencapai US$206,5 miliar.

"Perkembangan tersebut disebabkan oleh pembayaran pinjaman luar negeri dan surat utang yang jatuh tempo selama kuartal I 2022," ujar Erwin.

Lebih rinci, ULN lembaga keuangan swasta turun 5,1 persen dan perusahaan non keuangan swasta turun 1 persen.

Berdasarkan sektornya, sambung Erwin, ULN swasta terbesar bersumber dari sektor jasa keuangan dan asuransi, pengadaan listrik, gas, pengolahan, serta pertambangan dengan pangsa pasar mencapai 76 persen dari total ULN swasta.

"ULN tersebut tetap didominasi oleh ULN jangka panjang dengan pangsa mencapai 76 persen terhadap total ULN swasta," jelas Erwin.

Erwin menambahkan ULN Indonesia tetap terkendali pada kuartal I 2022. Hal itu tercermin dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang tetap di kisaran 33,7 persen, menurun dibandingkan dengan kuartal sebelumnya sebesar 35 persen.

Selain itu, struktur utang RI tetap sehat ditunjukkan oleh ULN Indonesia yang didominasi oleh ULN jangka panjang sebesar 87,9 persen dari total ULN.

[Gambas:Video CNN]

(dzu/aud)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER