FAO Kirim 10 Ribu Vaksin Bantu RI Perangi PMK

tim | CNN Indonesia
Selasa, 02 Agu 2022 21:30 WIB
FAO telah mengirim 10 ribu vaksin untuk membantu penanganan PMK di Indonesia. FAO telah mengirim 10 ribu vaksin untuk membantu penanganan PMK di Indonesia. Ilustrasi. (CNNIndonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia --

Organisasi Pangan dan Pertanian (Food and Agriculture Organization/FAO) telah mengirim 10 ribu dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ke Indonesia.

Kepala Perwakilan FAO untuk Indonesia dan Timor Leste Rajendra Aryal mengatakan pemberian vaksin ini merupakan proyek bersama FAO-Australia-ASEAN untuk kesehatan hewan di Asia Tenggara (SMART-ASEAN).

"Ini merupakan salah satu kloter vaksin pertama yang tiba di Indonesia untuk mengawali upaya vaksinasi nasional pada Juni 2022 lalu," ungkap Rajendra dalam keterangan resmi, Selasa (2/8).

Ia mengatakan Pemerintah Indonesia menggandeng FAO untuk mengendalikan PMK di 22 dari total 34 provinsi. Selain vaksin, FAO juga telah memfasilitasi beberapa pertemuan dengan pakar internasional.

"Baru-baru ini, FAO juga menerjunkan tim ahlinya dalam misi darurat ke beberapa provinsi yang terdampak PMK untuk memberi saran tentang tindakan jangka pendek dan jangka panjang kepada Pemerintah Indonesia," jelas Rajendra.

Selain itu, FAO juga menyediakan peralatan laboratorium tambahan untuk meningkatkan kapasitas deteksi PMK oleh balai-balai veteriner.

Ke depannya, FAO dan Pemerintah Indonesia berharap dapat segera meluncurkan program pelatihan virtual bagi sekitar 350 petugas lapangan kesehatan hewan di 34 provinsi untuk mengendalikan PMK.

Mengutip data siagapmk.crisis-center.id, jumlah hewan yang terpapar PMK berjumlah 454.935 ekor.

Dari total tersebut, 273.353 hewan sembuh, 4.717 hewan mati, 169.303 hewan belum sembuh, dan 7.562 hewan dipotong bersyarat.

Saat ini, wabah PMK sudah menyebar di 19 provinsi, 227 kabupaten/kota, 1.863 kecamatan, dan 7.889 desa. Sementara, pemerintah telah melakukan vaksinasi kepada 887.407 hewan ternak.

[Gambas:Video CNN]

(aud/bir)
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER