Capai Rp2.292 T, Pendapatan BUMN Hampir Setara APBN

tim | CNN Indonesia
Rabu, 28 Sep 2022 21:04 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan pendapatan seluruh perusahaan milik negara mencapai Rp2.292,5 triliun pada 2021. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan pendapatan seluruh perusahaan milik negara mencapai Rp2.292,5 triliun pada 2021. (CNNIndonesia/Adi Ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan pendapatan seluruh perusahaan milik negara mencapai Rp2.292,5 triliun pada 2021. Capaian itu naik 18,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Erick Thohir mengatakan meski masih dibayangi pandemi covid-19, pendapatan tersebut setara dengan penerimaan negara.

"Artinya angka ini sangat signifikan kalau dibandingkan dengan APBN negara di Rp2.500 triliun. Proporsionalnya mirip," ujarnya di Kementerian BUMN, Rabu (28/9).

Menurutnya, kinerja penerimaan yang positif ini ditopang oleh lonjakan harga komoditas, dibarengi dengan volume penjualan karena membaiknya beberapa sektor ekonomi.

Dalam hal ini, margin EBITDA meningkat menjadi 20,4 persen pada 2021 disebabkan perbaikan efisiensi pada beban operasional tidak langsung.

Selain itu, tingkat beban bunga pinjaman atau utang BUMN menurun dari Rp91,5 triliun pada 2020 menjadi Rp73,5 triliun pada 2021. Hal ini sejalan dengan restrukturisasi utang dan penurunan tingkat bunga pinjaman yang dilakukan pada tahun lalu.

"Beban bunga utang konsolidasi juga turun karena kita melakukan restrukturisasi dan menurunkan tingkat bunga pada tahun lalu," jelasnya.

Tak hanya itu, kinerja baik BUMN juga ditopang oleh efisiensi yang dilakukan dengan perampingan perusahaan. Per 31 Desember 2022, jumlah BUMN dari semula 108 entitas turun menjadi 92 entitas.

Kondisi tersebut membuat BUMN mencatatkan laba bersih Rp124,7 triliun atau naik 838,2 persen dibandingkan 2020 yang terealisasi sebesar Rp13,3 triliun.

"Proses klasterisasi dan perampingan (BUMN) ini memberikan dampak yang signifikan terhadap kinerja BUMN," kata Erick.

[Gambas:Video CNN]



(ldy/dzu)
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER