Transaksi Yuan Digital Tembus 100 M per Agustus 2022

tim | CNN Indonesia
Kamis, 13 Okt 2022 20:32 WIB
PBOC mencatat transaksi uang digital mencapai lebih dari 100 miliar yuan atau US$13,9 miliar hingga 31 Agustus 2022. PBOC mencatat transaksi uang digital mencapai lebih dari 100 miliar yuan atau US$13,9 miliar hingga 31 Agustus 2022. (iStockphoto/nespix).
Jakarta, CNN Indonesia --

Bank sentral China (PBOC) mencatat transaksi uang digital mencapai lebih dari 100 miliar yuan atau US$13,9 miliar hingga 31 Agustus 2022. Nilai transaksi itu naik dibandingkan dengan akhir 2021 yang mencapai 87,6 miliar yuan.

PBOC mengatakan peningkatan transaksi itu sejalan dengan masifnya peluncuran uang digital oleh bank sentral.

Mengutip CNA, Kamis (13/10), capaian tersebut melibatkan 360 juta transaksi di daerah percontohan di 15 provinsi dan kota. PBOC juga mencatat saat ini ada tambahan 5,6 juta pedagang yang bertransaksi dengan uang digital.

Menurut PBOC, China berada di garis depan terkait pengembangan uang digital. Padahal, penerapannya masih tahap awal.

Daerah percontohan tadi menawarkan subsidi e-CNY pada 2022. Subsidi itu termasuk US$4,5 juta tunai digital gratis di Shanghai Mei lalu.

Hal tersebut dilakukan demi merangsang konsumsi masyarakat di tengah lesunya ekonomi imbas pandemi.

Bank sentral juga mengambil bagian dalam uji coba Jembatan Mata Uang Digital Bank Sentral (mCBDC) lintas batas yang dikembangkan oleh Bank of International Settlements. Selain itu, PBOC juga melakukan tes untuk menghubungkan sistem pembayaran digital lokal Hong Kong.

E-CNY sendiri lebih sering digunakan untuk pembayaran ritel domestik. Ke depannya, PBOC akan mempromosikan penggunaan e-CNY untuk bisnis antar perusahaan, perpajakan, hingga urusan pemerintahan.

PBOC juga berjanji akan menghubungkan e-CNY dengan sistem pembayaran digital tradisional yang selama ini didominasi oleh Alipay dari Alibaba Group dan WeChat Pay dari Tencent Holding. Hal ini dilakukan demi membuat konsumen dan pedagang lebih nyaman.

[Gambas:Video CNN]



(mrh/dzu)
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER