Sejumlah pakar membagikan lima bisnis bermodal kecil yang bisa memberikan penghasilan tambahan. Ilustrasi. (iStock/mangpor_2004).
Jakarta, CNN Indonesia --
Inspirasi bisnis modal kecil tapi cuankerap dicari banyak orang, baik untuk sumber penghasilan utama atau hanya menambah pendapatan.
Direktur Eksekutif Information and Communication Technology (ICT) Institute sekaligus Pengamat Ekonomi Digital Heru Sutadi mengatakan penting untuk tahu ekosistem dan model bisnis yang akan dijalankan. Pedoman ini berlaku dalam jenis bisnis apapun.
Sementara itu, Perencana Keuangan OneShildt Consulting Imelda Tarigan menuturkan bisnis mesti didefinisikan dengan sangat fleksibel. Jadi jangan terpaku pada modal, melainkan mengutamakan kreatifitas, jaringan, dan potensinya.
"Utamakan idenya dulu. Mau produksi apa? Kemudian, melalui networking kita bisa cari bahan baku dan proses produksi yang efisien, lalu mencari potensial marketnya bisa dijual ke mana," katanya kepada CNNIndonesia.com, Kamis (16/3).
Khusus untuk bisnis modal kecil tapi cuan, Perencana Keuangan Finante.id Sayoga Risdya Prasetyo menyarankan bisnis jasa. Pasalnya, bisnis manufaktur harus menciptakan produk sehingga butuh biaya modal lebih untuk bahan baku.
Berikut daftar 5 bisnis modal kecil tapi cuan yang bisa dicoba:
1. Bisnis jasa penulisan
Sayoga merekomendasikan untuk membuka bisnis jasa penulisan. Bisnis ini terbagi ke dalam beberapa spesialisasi, yakni jasa penulisan konten online, copywriting untuk sosial media, ghostwriter, sampai parafrase untuk konversi karya tulis ilmiah (KTI) menjadi buku.
"Modalnya adalah komputer atau laptop plus koneksi internet. Tidak usah membeli perangkat dengan spesifikasi tinggi karena menulis merupakan aktivitas ringan. Bisa membeli laptop atau komputer dengan budget Rp2 juta-Rp5 jutaan saja," ungkapnya.
2. Jasa desain grafis
Bisnis jasa lainnya yang tak kalah cuan adalah desain grafis. Anda bisa menawarkan beberapa jasa desain grafis, seperti desain untuk media sosial, kaus, kemasan, layout majalah, dan masih banyak lagi.
"Modalnya sama, yakni komputer atau laptop dengan spesifikasi yang mumpuni untuk menjalankan software desain, seperti Adobe Photoshop atau Illustrator. Budgetnya berkisar antara Rp5 juta sampai Rp10 juta," tutur Sayoga.
Sayoga juga merekomendasikan bisnis laundry. Kebutuhan cuci dan setrika ini sangat dicari di wilayah perkotaan, terlebih oleh mahasiswa dan karyawan.
"Untuk Anda yang tinggal di perkotaan dan punya modal berkisar Rp5 juta-Rp10 jutaan untuk membeli peralatan dan modal berupa mesin cuci, mesin pengering, serta bahan kimia pembersih, maka boleh coba membuka bisnis laundry," sarannya.
Namun, biaya tersebut bisa jadi bervariasi tergantung banyak faktor, termasuk lokasi. Ia mengatakan modal bisnis laundry di Yogyakarta mungkin akan berbeda jauh dengan Jakarta.
Oleh karena itu, perlu dilakukan riset mandiri agar mendapat data yang lebih akurat di daerah target pasar bisnis Anda.
Sementara itu, Heru Sutadi menyebut modal untuk membangun bisnis variatif tergantung jenis bisnis. Ia lantas menyarankan bisnis sebagai reseller di e-commerce.
"Yang gampang ya reseller e-commerce yang bisa nihil modal, tapi harus aktif browsing produk-produk menarik dan membagikan di lapak reseller. Atau jualan produk tertentu di e-commerce. Membeli produk jika ada pesanan saja, modalnya tidak besar," katanya.
5. Jual sarapan balita
Imelda Tarigan menilai ide kreatif menjadi salah satu pondasi utama sebelum terjun ke dunia bisnis. Ia menyarankan untuk melakukan observasi terlebih dahulu di lingkungan sekitar atau target pasar.
"Ide kreatifnya ini bisa dari hal-hal yang paling sederhana, misalnya memanfaatkan limbah atau jualan sarapan balita untuk ibu-ibu bekerja. Lihat dari keseharian di sekeliling, orang-orang butuh apa sih? Dari sini mulai ide bisnis," jelasnya.
Bersambung ke halaman berikutnya...
Tips Cari Modal Bisnis Aman
Lima saran bisnis di atas bisa menjadi opsi untuk mendulang cuan. Meski modalnya kecil, Anda mungkin masih bingung harus ke mana mencari modal yang aman.
Heru Sutadi mengatakan modal besar perlu dibakar jika ingin membangun startup, meski kini pendanaannya agak sulit karena sikut-sikutan yang lebih kompetitif.
Namun, untuk bisnis kecil-kecilan bisa coba cari modal dari crowfunding, pinjam ke bank, atau mengumpulkan uang dari para founder.
"Yang tidak memberatkan mungkin crowdfunding atau ke pendanaan modal ventura. Ke bank harus ada agunan, belum lagi bunganya. Pinjaman online (pinjol) memang mudah, tapi tidak bisa pinjam besar dan bunganya relatif tinggi," tuturnya.
Sementara itu, Imelda Tarigan mengatakan usahakan modal seminimal mungkin di awal percobaan bisnis. Ia menyarankan untuk memulai dari uang tabungan.
Jika sudah paham semua 'jebakan Batman', mitigasi risiko bisnis, hingga market yang tepat, Anda bisa mulai mencari pendanaan pihak ketiga. Namun, harus ada hitungan matang dengan mempersiapkan tabungan dana darurat minimal 2 bulan operasional.
"Jadi kalau proyek pengembangan bisnis ternyata tidak sesuai planning awal, kita masih bisa nutup utang. Jangan biasakan ngemplang utang, akan membuat credit profile jadi jelek. Jadi harus hati-hati banget dengan utang," kata Imelda.
Sayoga Risdya Prasetyo mengatakan mencari modal yang menguntungkan adalah pinjam dari kerabat atau keluarga karena biasanya tidak perlu membayar bunga. Namun, tidak semua orang beruntung punya lingkaran keluarga dengan finansial cukup kuat.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya analisis kebutuhan modal bisnis. Perhitungan bisa dilakukan mulai dari jenis bisnis yang diambil, proyeksi keuntungan bulanan, hingga perkiraan waktu balik modal.
Rencana bisnis tersebut bisa menjadi acuan untuk mencari pinjaman apa yang cocok untuk diambil, berapa panjang tenor, dan berapa maksimal bunga pinjaman yang mampu diambil.
"Jadi pinjaman lewat jalur lain, seperti bank, koperasi, bahkan pinjaman online (pinjol) dapat dijadikan opsi. Yang terpenting perusahaan pemberi pinjaman itu legal dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)," tuturnya.
Jika ingin meminjam modal dari bank, pastikan Anda punya histori kredit yang baik. Kendati, ia menyebut penting untuk memastikan rencana bisnis yang matang dan kesehatan keuangan pribadi sebelum memutuskan mengambil pinjaman usaha ke lembaga keuangan manapun.
Sementara itu, Sayoga mengatakan jangan sampai salah langkah saat mencari modal bisnis ke pinjol. Ia menyarankan melakukan kalkulasi kasar proyeksi keuntungan selama beberapa bulan ke depan sebelum mengajukan pinjaman.
"Apabila ternyata keuntungan bulanannya terlalu pas-pasan untuk bayar cicilan atau malah hanya cukup untuk membayar bunga cicilannya saja, jelas lebih baik cari opsi lain, seperti ke bank atau pinjam ke teman yang bunga pinjamannya jauh lebih kecil," saran Sayoga.
Selain itu, ia menyarankan calon pebisnis untuk melirik pembiayaan melalui program pemerintah, seperti kredit usaha rakyat (KUR). Intinya, semua perlu dimulai dari analisis kebutuhan modal secara matang.
Inspirasi bisnis modal kecil tapi cuankerap dicari banyak orang, baik untuk sumber penghasilan utama atau hanya menambah pendapatan.
Direktur Eksekutif Information and Communication Technology (ICT) Institute sekaligus Pengamat Ekonomi Digital Heru Sutadi mengatakan penting untuk tahu ekosistem dan model bisnis yang akan dijalankan. Pedoman ini berlaku dalam jenis bisnis apapun.
Sementara itu, Perencana Keuangan OneShildt Consulting Imelda Tarigan menuturkan bisnis mesti didefinisikan dengan sangat fleksibel. Jadi jangan terpaku pada modal, melainkan mengutamakan kreatifitas, jaringan, dan potensinya.
"Utamakan idenya dulu. Mau produksi apa? Kemudian, melalui networking kita bisa cari bahan baku dan proses produksi yang efisien, lalu mencari potensial marketnya bisa dijual ke mana," katanya kepada CNNIndonesia.com, Kamis (16/3).
Khusus untuk bisnis modal kecil tapi cuan, Perencana Keuangan Finante.id Sayoga Risdya Prasetyo menyarankan bisnis jasa. Pasalnya, bisnis manufaktur harus menciptakan produk sehingga butuh biaya modal lebih untuk bahan baku.
Berikut daftar 5 bisnis modal kecil tapi cuan yang bisa dicoba:
1. Bisnis jasa penulisan
Sayoga merekomendasikan untuk membuka bisnis jasa penulisan. Bisnis ini terbagi ke dalam beberapa spesialisasi, yakni jasa penulisan konten online, copywriting untuk sosial media, ghostwriter, sampai parafrase untuk konversi karya tulis ilmiah (KTI) menjadi buku.
"Modalnya adalah komputer atau laptop plus koneksi internet. Tidak usah membeli perangkat dengan spesifikasi tinggi karena menulis merupakan aktivitas ringan. Bisa membeli laptop atau komputer dengan budget Rp2 juta-Rp5 jutaan saja," ungkapnya.
2. Jasa desain grafis
Bisnis jasa lainnya yang tak kalah cuan adalah desain grafis. Anda bisa menawarkan beberapa jasa desain grafis, seperti desain untuk media sosial, kaus, kemasan, layout majalah, dan masih banyak lagi.
"Modalnya sama, yakni komputer atau laptop dengan spesifikasi yang mumpuni untuk menjalankan software desain, seperti Adobe Photoshop atau Illustrator. Budgetnya berkisar antara Rp5 juta sampai Rp10 juta," tutur Sayoga.
Sayoga juga merekomendasikan bisnis laundry. Kebutuhan cuci dan setrika ini sangat dicari di wilayah perkotaan, terlebih oleh mahasiswa dan karyawan.
"Untuk Anda yang tinggal di perkotaan dan punya modal berkisar Rp5 juta-Rp10 jutaan untuk membeli peralatan dan modal berupa mesin cuci, mesin pengering, serta bahan kimia pembersih, maka boleh coba membuka bisnis laundry," sarannya.
Namun, biaya tersebut bisa jadi bervariasi tergantung banyak faktor, termasuk lokasi. Ia mengatakan modal bisnis laundry di Yogyakarta mungkin akan berbeda jauh dengan Jakarta.
Oleh karena itu, perlu dilakukan riset mandiri agar mendapat data yang lebih akurat di daerah target pasar bisnis Anda.
Sementara itu, Heru Sutadi menyebut modal untuk membangun bisnis variatif tergantung jenis bisnis. Ia lantas menyarankan bisnis sebagai reseller di e-commerce.
"Yang gampang ya reseller e-commerce yang bisa nihil modal, tapi harus aktif browsing produk-produk menarik dan membagikan di lapak reseller. Atau jualan produk tertentu di e-commerce. Membeli produk jika ada pesanan saja, modalnya tidak besar," katanya.
5. Jual sarapan balita
Imelda Tarigan menilai ide kreatif menjadi salah satu pondasi utama sebelum terjun ke dunia bisnis. Ia menyarankan untuk melakukan observasi terlebih dahulu di lingkungan sekitar atau target pasar.
"Ide kreatifnya ini bisa dari hal-hal yang paling sederhana, misalnya memanfaatkan limbah atau jualan sarapan balita untuk ibu-ibu bekerja. Lihat dari keseharian di sekeliling, orang-orang butuh apa sih? Dari sini mulai ide bisnis," jelasnya.
Bersambung ke halaman berikutnya...
Tips Cari Modal Bisnis Aman
Sejumlah pakar membagikan lima bisnis bermodal kecil yang bisa memberikan penghasilan tambahan. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Adi Maulana).
Tips Cari Modal Bisnis Aman
Lima saran bisnis di atas bisa menjadi opsi untuk mendulang cuan. Meski modalnya kecil, Anda mungkin masih bingung harus ke mana mencari modal yang aman.
Heru Sutadi mengatakan modal besar perlu dibakar jika ingin membangun startup, meski kini pendanaannya agak sulit karena sikut-sikutan yang lebih kompetitif.
Namun, untuk bisnis kecil-kecilan bisa coba cari modal dari crowfunding, pinjam ke bank, atau mengumpulkan uang dari para founder.
"Yang tidak memberatkan mungkin crowdfunding atau ke pendanaan modal ventura. Ke bank harus ada agunan, belum lagi bunganya. Pinjaman online (pinjol) memang mudah, tapi tidak bisa pinjam besar dan bunganya relatif tinggi," tuturnya.
Sementara itu, Imelda Tarigan mengatakan usahakan modal seminimal mungkin di awal percobaan bisnis. Ia menyarankan untuk memulai dari uang tabungan.
Jika sudah paham semua 'jebakan Batman', mitigasi risiko bisnis, hingga market yang tepat, Anda bisa mulai mencari pendanaan pihak ketiga. Namun, harus ada hitungan matang dengan mempersiapkan tabungan dana darurat minimal 2 bulan operasional.
"Jadi kalau proyek pengembangan bisnis ternyata tidak sesuai planning awal, kita masih bisa nutup utang. Jangan biasakan ngemplang utang, akan membuat credit profile jadi jelek. Jadi harus hati-hati banget dengan utang," kata Imelda.
Sayoga Risdya Prasetyo mengatakan mencari modal yang menguntungkan adalah pinjam dari kerabat atau keluarga karena biasanya tidak perlu membayar bunga. Namun, tidak semua orang beruntung punya lingkaran keluarga dengan finansial cukup kuat.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya analisis kebutuhan modal bisnis. Perhitungan bisa dilakukan mulai dari jenis bisnis yang diambil, proyeksi keuntungan bulanan, hingga perkiraan waktu balik modal.
Rencana bisnis tersebut bisa menjadi acuan untuk mencari pinjaman apa yang cocok untuk diambil, berapa panjang tenor, dan berapa maksimal bunga pinjaman yang mampu diambil.
"Jadi pinjaman lewat jalur lain, seperti bank, koperasi, bahkan pinjaman online (pinjol) dapat dijadikan opsi. Yang terpenting perusahaan pemberi pinjaman itu legal dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)," tuturnya.
Jika ingin meminjam modal dari bank, pastikan Anda punya histori kredit yang baik. Kendati, ia menyebut penting untuk memastikan rencana bisnis yang matang dan kesehatan keuangan pribadi sebelum memutuskan mengambil pinjaman usaha ke lembaga keuangan manapun.
Sementara itu, Sayoga mengatakan jangan sampai salah langkah saat mencari modal bisnis ke pinjol. Ia menyarankan melakukan kalkulasi kasar proyeksi keuntungan selama beberapa bulan ke depan sebelum mengajukan pinjaman.
"Apabila ternyata keuntungan bulanannya terlalu pas-pasan untuk bayar cicilan atau malah hanya cukup untuk membayar bunga cicilannya saja, jelas lebih baik cari opsi lain, seperti ke bank atau pinjam ke teman yang bunga pinjamannya jauh lebih kecil," saran Sayoga.
Selain itu, ia menyarankan calon pebisnis untuk melirik pembiayaan melalui program pemerintah, seperti kredit usaha rakyat (KUR). Intinya, semua perlu dimulai dari analisis kebutuhan modal secara matang.