Kesehatan Anak

Cara Sheila Timothy Bagi Waktu Karier dan Keluarga

Karina Armandani, CNN Indonesia | Kamis, 20/11/2014 19:30 WIB
Cara Sheila Timothy Bagi Waktu Karier dan Keluarga Sheila Timothy punya cara sendiri untuk mendidik anak (CNN Indonesia/Karina Armandani)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menjadi produsen dan seorang ibu adalah hal yang sulit untuk dilakukan. Namun Sheila Timothy memiliki beberapa tips bagi para ibu dengan peran ganda untuk menjaga kebersamaan keluarga.

Sebelum berkarier menjadi produser, Sheila sempat menjadi ibu rumah tangga secara total. Saat mulai bekerja dan kembali ke kantor dengan bekal persetujuan suami, ia menjalani peran gandanya.

"Pada dasarnya wanita itu harus bahagia dulu. Saat seorang ibu sudah bahagia maka ia akan menjalankan perannya dengan baik," kata Sheila, saat ditemui di Restoran 1000 Rasa, Jakarta, Kamis (20/11).


Ia mengibaratkan peran ganda seorang ibu dengan perjalanan darurat di pesawat. Dalam keadaan darurat, sang ibu harus terlebih dahulu memakaikan masker kepada dirinya baru bisa memakaikan ke anaknya.

Menurut Sheila, dengan ketenangan dan bahagia maka seorang ibu dapat menjalankan perannya. Mendapatkan ketenangan sendiri, tidak harus dengan me-time yang didapatkan dari pijat atau kegiatan yang perlu mengeluarkan uang.

Sheila juga menyarankan untuk para ibu agar dapat mengatur waktunya secara sistematis. Kapan waktu untuk di kantor, waktu untuk keluarga, untuk suami, dan dengan masing-masing anaknya.

"Setiap anak itu memiliki pribadinya yang berbeda. Misal dengan anak perempuan saya yang sudah SMP karena sudah mulai bisa genit, kita bisa sama-sama creambath bareng. Dengan anak laki-laki saya yang paling besar, dia tertarik dalam pembuatan film kita bisa bahas naskah bersama," kata Sheila yang mensiasati waktu bersama keluarganya.

Sheila juga menyatakan, untuk anaknya yang masih di kelas 4 SD ia sengaja mencocokkan waktu rapat dengan jadwal ulangan umum anaknya. "Kalau sampai rapatnya tidak bisa ditunda, maka saya akan ajak dia untuk mencicil belajar."

Bahkan ibu dari empat anak ini tidak jarang membantu membuatkan rangkuman untuk anak-anaknya belajar di sela waktunya atau di kantor.

"Selain mengatur jadwal, kejujuran juga menjadi hal penting. Misalnya kita sedang lelah kita harus bilang mereka kalau kita sedang lelah habis mengerjakan ini dan itu, sehingga saat mereka merengek ke kita, kita bisa minta waktu sebentar baru kembali mendengar apa yang ingin mereka sampaikan," kata Sheila menjelaskan.

Sheila juga menekankan bahwa sebagai orang tua bukan berarti bisa bersikap superior, ia mengaku meskipun ia adalah seorang ibu ia juga belajar dari anak-anaknya.

Dengan pesatnya perkembangan teknologi dan gadget yang mengganggu kebersamaan keluarga, Sheila menyikapinya dengan cara yang berbeda.

"Gadget itu jangan dijadikan musuh, kita bisa juga menggunakannya misalnya dengan skype kita jadi bisa berbicara dengan anak-anak kita saat berjauhan," kata Sheila mengungkapkan.

Selain itu, menurut Sheila yang terpenting adalah untuk menjadwalkan liburan bersama keluarga minimal satu tahun sekali tanpa pengasuh. "Tidak perlu liburan mahal-mahal, misal saat lebaran kita tidak ada pengasuh atau pembantu dan diam di rumah itu akan membekas di ingatan mereka bagaimana di rumah bersama-sama dengan keluarga."