Kesehatan Wanita

Payudara Padat Lebih Rentan Terserang Kanker

Donatus Fernanda Putra, CNN Indonesia | Rabu, 03/12/2014 15:03 WIB
Payudara Padat Lebih Rentan Terserang Kanker Ilustrasi kanker payudara (Getty Images/Thinkstock)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan oleh GE Healthcare menemukan bukti bahwa payudara padat lebih rentan terserang kanker payudara. Jaringan payudara yang padat membuat membuat sel kanker sulit dideteksi sehingga penanganan menjadi terlambat.

"Bukan karena karsinogen (sel pemicu kanker) lebih tinggi tetapi karena lebih sulit mendeteksi kanker di payudara padat," kata Aru W Sudoyo, dokter ahli onkologi dari Perhimpunan Onkologi Indonesia saat diskusi ‘Kesadaran dan Anggapan Terhadap Kanker Payudara sekaligus Faktor Risikonya’ di Hotel JW Marriott, Jakarta, Rabu (3/12).

Payudara padat sendiri merupakan payudara yang memiliki struktur jaringan ikat yang lebih tinggi daripada jaringan lemak. Dari sisi medis ini bukanlah sebuah kondisi abnormal, melainkan sebuah variasi struktur payudara pada perempuan. Bila dilakukan pemeriksaan mammogram, pada payudara padat akan terlihat gumpalan berwarna putih yang menutupi kelenjar lemak di payudara.


Kepadatan payudara inilah yang membuat sulitnya proses pendeteksian dini sel kanker payudara pada perempuan. Sel kanker menjadi susah diraba dan kemampuan pemeriksaan mammogram pun menjadi terbatas pada payudara yang memiliki jaringan padat.

Sayang belum banyak perempuan yang mengerti akan struktur payudara padat dan tidak. Padahal pengetahuan ini diperlukan agar dapat mendeteksi lebih awal bila ada sel kanker yang tumbuh di payudara. Biasanya para pasien datang memeriksakan payudara setelah kondisi sel kanker sudah menyebar dan memburuk.

"Kalau sampai dokter yang lebih dulu mendeteksi berarti itu sudah stadium lanjut," ujar Aru.

Untuk itu, Aru menyarankan supaya kaum perempuan mau melakukan pemeriksaan payudara sendiri sesering mungkin. Bila mengetahui bahwa payudaranya adalah payudara padat, ia mengatakan pemeriksaan sel kanker tidak cukup hanya dengan mammografi saja melainkan juga dilakukan dengan ultrasonografi.