Warung martabak ini tak pernah sepi. Belum buka saja, pelanggan sudah mengantre memesan martabak. Penjaja martabak di sini memang paling terkenal dengan martabak toblerone-nya. Namun, kali ini pilihan yang unik dan tak kalah enak adalah martabak green tea red bean.
Sementara menunggu jam operasional warung, pengunjung pun semakin banyak berdatangan. Saat pedagang mulai menggelar dapurnya, pengunjung pun sudah terlihat bergerombol di depan toko menunggu pesanan martabak favorit mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Begitu digigit, rasa khas kacang merah lumer di mulut. Green tea yang punya rasa asli cukup pahit ternyata memang cocok dipasangkan dengan manisnya 'selai' kacang merah yang manis. Tekstur selai kacang merah yang halus terasa nikmat dengan empuknya daging martabak. Apalagi dengan tambahan kulit martabaknya yang crispy namun tetap empuk dan juicy.
Rasa green tea-nya baru terasa belakangan, karena rasa kacang merahnya sungguh mendominasi.
Harga martabak di sini berkisar antara Rp 46 ribu sampai Rp 220 ribu. Untuk harga green tea red bean bisa didapatkan dengan harga Rp 90 ribu.
Martabak Boss di kawasan belakang Sarinah, Jakarta Pusat (CNN Indonesia/Kiky Makkiah)